Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lebaran Depok 2026! Gelar Event 5 hari Berturut-Turut, Warga Lokal : Banyak Hiburan Sekarang 

Arif Al Fajar • Senin, 4 Mei 2026 | 13:10 WIB
Videotron perhelatan Lebaran Depok 2026 yang terpasang di Jalan Margonda Kota Depok. (Foto : Fajar/Radar Bogor)
Videotron perhelatan Lebaran Depok 2026 yang terpasang di Jalan Margonda Kota Depok. (Foto : Fajar/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Videotron hingga billboard di sejumlah tempat strategis di Kota Depok terpasangan iklan perhelatan Lebaran Depok 2026.

Salah satunya di Jalan Margonda. Videotron yang berada di atas JPO itu menampilkan foto para inohong hingga panitia penyelenggara Lebaran Depok tahun ini.

Perhelatan Lebaran Depok ini menjadi salah satu dari beberapa even besar di awal bulan Mei di Kota Depok.

Baca Juga: Insiden KRL Jakarta Nambo: Wanita Diduga Alami Pelecehan, Pelaku Diamankan

Sebelumnya Pemkot Depok menggelar perayaan HUT Ke 27 Kota Depok dengan begitu meriah. Kini even berskala besar juga bakal dilaksanakan selama lima hari berturut-turut.

Hal itu menjadi perhatian warga lokal ( Warlok) Depok. Di tengah efesiensi anggaran, Depok masih bisa menyelenggarakan event -event besar.

"Iya, bagus, seru sekarang, Depok banyak event besar," kata Herdian warga Pancoran mas kepada Radar Bogor Senin 4 Mei 2026.

Baca Juga: Pasca Bencana di Pasir Jaya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Minta Bangunan di Pinggir Sungai Ditertibkan

Ini menggambarkan bahwa Kota Depok bisa tetap bisa membahagiakan warganya dengan berbagai event besar.

"Jadi jika niat, tanpa bergantung pada APBD, bisa terlaksana. Ini bagus sih," tuturnya.

Senada dikatakan Setiawan warga Depok lainya. Menurutnya, perhelatan seperti Lebaran Depok 2026 ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga Depok.

Baca Juga: Peserta SPPI Kopdes Wajib Simak, Rahasia Taklukkan 228 Soal CAT Koperasi Desa dalam Hitungan Menit, Cek Strateginya di Sini

Kata dia, jika sebelumnya, warga  mencari hiburan ke luar Depok, seperti ke Bogor atau ke Jakarta. Saat ini, banyak event di Kota Depok jadi hiburan masyarakat.

"Kamarin ada ayu ting-ting, sebelumnya juga ada Pasha Ungu, nih nanti ada wali band, dulu kalau mau nonton konser begini harus keluar Depok. Walikota yang sekarang bagus, sering hibur warganya," tuturnya.

Dihelat di Tiga Wilayah

Lebaran Depok 2026 tidak hanya di fokuskan di satu tempat. Perhelatan yang digelar selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026 ini akan dibuka secara serentak di tiga wilayah, yakni Tapos, Cipayung, dan Sawangan.

Acara itu digadang-gadang akan menampilkan kekayaan tradisi seni budaya lokal dan seluruh daerah dengan pertunjukan musik dari musisi ternama, seperti grup band Wali, Family's Group, dan lainnya.

Baca Juga: Dapat Skor 93, Pospam Terpadu Polres Bogor Raih Juara II Terbaik se-Jabar Dalam Evaluasi Operasi Ketupat Lodaya 2026

Selanjutnya, berbagai rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Alun-Alun Grand Depok City (GDC), dengan menghadirkan hiburan serta budaya khas yang menonjolkan kearifan lokal masyarakat Depok.

Sementara itu, Ketua Panitia Lebaran Depok, Hamzah, menegaskan, seluruh rangkaian acara yang berlangsung pada 5 hingga 9 Mei 2026 di Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC) ini sama sekali tidak menggunakan dana APBD.

"Ini murni untuk pelestarian budaya, bukan hura-hura. Tidak ada penggunaan APBD, pendanaan diperoleh melalui kolaborasi sponsor dan berbagai pihak," katanya.

Baca Juga: Dapat Skor 93, Pospam Terpadu Polres Bogor Raih Juara II Terbaik se-Jabar Dalam Evaluasi Operasi Ketupat Lodaya 2026

Ia memaparkan, berbagai pertunjukan budaya telah disiapkan untuk menghibur masyarakat, di antaranya lenong Betawi, tarian tradisional Nusantara, hingga hiburan musik dari band ternama.

Selain hiburan, kegiatan ini juga mengusung misi edukasi budaya, khususnya bagi generasi muda.

Sejumlah tradisi khas Depok akan diperkenalkan kembali, seperti rantangan (tradisi berbagi makanan), ngaduk dodol, hingga kegiatan bersih-bersih perabot rumah.

Panitia juga melibatkan dunia pendidikan dalam rangkaian acara, salah satunya melalui pawai budaya yang akan diikuti para guru pada hari penutupan.

“Harapannya, budaya lokal Depok bisa semakin dikenal dan ke depan dapat diusulkan masuk ke dalam kurikulum pendidikan,” tambahnya

Siapkan 2 Ton Ikan

Panitia Lebaran Depok 2026 menyiapkan total 2 ton ikan dalam lomba Ngubek Empang yang akan digelar pada pembukaan acara, Selasa 5 Mei 2026.

Baca Juga: Massa dari Rumpin hingga Cigudeg Konvoi ke Cibinong Bogor, Tuntut Tambang Dibuka Kembali

Ribuan warga diprediksi bakal tumpah ruah dan berebut ikan dalam tradisi yang selalu jadi magnet utama tersebut.

Hamzah, menjelaskan, dari total 2 ton ikan tersebut, sebanyak 1 ton digunakan untuk lomba antar perwakilan kecamatan. Sementara 1 ton lainnya disiapkan khusus untuk masyarakat umum.

“Jadi yang dilombakan itu 1 ton, nanti setelah selesai kami turunkan lagi 1 ton untuk masyarakat. Totalnya 2 ton ikan,” tuturnya.

Baca Juga: KPM Cek HP Sekarang! Status Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Berubah ke April-Juni 2026

Hamzah menjelaskan, dalam lomba Ngubek Empang memiliki aturan yang harus ditaati para peserta, dimana, para peserta wajib menangkap ikan tanpa alat, hanya menggunakan tangan. 

"Untuk durasi lomba dibatasi sekitar 20 hingga 30 menit. Siapa yang paling banyak dapat ikan, itu yang jadi juara,” tuturnya.

Adapun setiap kecamatan akan mengirimkan perwakilan yang terdiri dari gabungan kelurahan.

Dalam satu tim, masing-masing kelurahan mengirimkan sekitar lima orang peserta untuk berlaga di empang.

Untuk wilayah Tapos misalnya, lomba akan diikuti perwakilan dari Kecamatan Tapos, Cilodong, Cimanggis, dan Sukmajaya. Mereka akan bersaing mengumpulkan ikan terbanyak dalam waktu terbatas.

Tak hanya perwakilan kecamatan, sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kota Depok juga turut ambil bagian dalam lomba ini dengan mengirimkan peserta masing-masing.

Baca Juga: Logo HJB ke-544 Resmi Diluncurkan, Karya Muhammad Ilham Akbar Menang Sayembara Pemkot Bogor

“Dinas juga ikut, sama mengirimkan lima orang. Jadi semua meramaikan,” kata Hamzah.

Setelah lomba selesai, kemudian masyarakat umum diperbolehkan turun ke empang.

Bagi masyarakat berbeda dengan peserta lomba, warga dibebaskan menggunakan alat untuk menangkap ikan.

Baca Juga: Kabar Gembira, Tampilan Aplikasi Cek Bansos Berubah, Daftar Bantuan Mulai Cair di Bulan Mei 2026, Ada PKH dan BPNT Tahap 2

"Nanti masyarakat bebas, mau pakai serokan atau apa saja boleh. Itu yang biasanya paling ditunggu warga,” tukasnya. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#Lebaran Depok #jalan margonda #videotron