RADAR BOGOR - Tim Maung ASRI Depok menggelar operasi bersih (opsih) spanduk dan banner liar di sepanjang kawasan Jalan Transyogi pada Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan visual kota sekaligus menata ruang publik yang dinilai mulai dipenuhi alat promosi ilegal.
Ketua Tim Maung ASRI, Tri Sakti Anggoro mengatakan keberadaan spanduk liar membuat kawasan terlihat semrawut dan mengurangi estetika kota.
Baca Juga: LKS SMK Kota Bogor Digelar di IBI Kesatuan, 48 Peserta Adu Kompetensi
Dalam operasi tersebut, anggota tim menyisir sejumlah titik di sepanjang Jalan Transyogi dan mencopot banner yang dipasang di tiang listrik, pohon, hingga fasilitas umum lainnya.
“Kami copot semua, banyak spanduk dan banner dipasang sembarangan tanpa memperhatikan aturan, ini membuat lingkungan terlihat kumuh dan tidak tertata,” kata Tri Sakti kepada Radar Bogor Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Tri Sakti, banyak media promosi dipasang tanpa memperhatikan aturan sehingga menimbulkan kesan kumuh dan tidak tertata.
Ia menegaskan fasilitas umum seharusnya dijaga bersama dan tidak digunakan sembarangan untuk kepentingan promosi pribadi maupun kelompok tertentu.
Melalui kegiatan itu, Tim Maung ASRI juga ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap ketertiban dan kebersihan lingkungan perkotaan agar ruang publik tetap nyaman dipandang.
Tri Sakti menambahkan, operasi penertiban banner liar akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah wilayah Depok yang dinilai rawan dipenuhi alat peraga tanpa izin. (Faj)
Editor : Eka Rahmawati