RADAR BOGOR - Berbagai langkah terus dilakukan Pemerintah Kota Depok dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBCS) di lingkungan masyarakat.
Salah satunya dilakukan oleh UPTD Puskesmas Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, yang menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga RT 01 RW 10 Kelurahan Pengasinan pada Jumat, 22 Mei 2026.
Program jemput bola tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan penyebaran TBC di lingkungan warga.
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan, dr. Nunik Setyorini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional serta respons atas adanya warga di wilayah tersebut yang meninggal dunia akibat TBC.
“Kami melakukan upaya jemput bola dengan berkoordinasi bersama ketua RT setempat agar cakupan pemeriksaan bisa lebih maksimal,” ujarnya kepada Radar Bogor.
Ia menuturkan, selain pemeriksaan kesehatan gratis, pihaknya juga memfokuskan pemeriksaan dahak kepada warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien TBC, masyarakat yang mengalami gejala batuk, hingga penderita Diabetes Melitus.
Selain pemeriksaan kesehatan, dr. Nunik turut mengingatkan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya etika batuk, menjaga daya tahan tubuh melalui olahraga dan pola makan bergizi seimbang, serta menghentikan kebiasaan merokok sebagai langkah pencegahan penyakit paru-paru.
Baca Juga: Begini Cara Jamaah Haji Bogor Menjaga Kebugaran di Tengah Padatnya Aktivitas Haji
“Merokok menjadi salah satu faktor risiko utama. Tidak hanya memicu gangguan paru-paru dan TBC, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung hingga hipertensi,” jelasnya.
Di lokasi yang sama, Ketua RT 01 RW 10, Fadlil, mengapresiasi respons cepat yang dilakukan Puskesmas Pengasinan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan cukup tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Sebanyak 250 warga mengikuti pemeriksaan, terdiri dari 125 laki-laki dan 125 perempuan. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesehatan warga sekaligus mencegah penyebaran TBC sejak dini di lingkungan kami,” pungkasnya.(faj)
Editor : Eka Rahmawati