Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Meriah, Milangkala Sanggar Seni Hibar ke-21, Ribuan Warga Cibeber Lestarikan Budaya Sunda

Yosep Awaludin • Senin, 25 Mei 2026 | 20:26 WIB
Perayaan Milangkala Sanggar Seni Hibar ke-21 di Lapangan Pasir Munding, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. 
Perayaan Milangkala Sanggar Seni Hibar ke-21 di Lapangan Pasir Munding, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. 

RADAR BOGOR – Ribuan warga memadati Lapangan Pasir Munding, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, dalam perayaan Milangkala Sanggar Seni Hibar ke-21 yang digelar pada 20 Mei 2026.

Acara budaya bertema “Rampak Alam Cianjur” itu menjadi bukti kuatnya komitmen masyarakat menjaga warisan seni dan tradisi Sunda di tengah derasnya pengaruh budaya modern.

Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, pemuda hingga anak-anak, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan budaya yang berlangsung sejak sore hingga tengah malam.

Perayaan Milangkala Sanggar Seni Hibar dibuka dengan penampilan hiburan dari Seniman Sunda Bangkit yang diperkuat Tito, Aldo, dan Ganjar.

Suasana langsung mencair berkat banyolan khas Sunda yang mengundang gelak tawa penonton.

Usai jeda salat magrib, acara dilanjutkan dengan woro-woro dari Seniman Sunda Bangkit sebelum resmi dibuka pada pukul 20.00 WIB oleh duo pembawa acara populer Jawa Barat, Aep Bancet dan Tito.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Eryko Bakti Kembali Pimpin Perserosi Kota Bogor

Salah satu pertunjukan yang paling menyita perhatian warga adalah Ngarak Posong dari Padepokan Seni Hibar.

Atraksi budaya tersebut merupakan simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus bentuk pelestarian tradisi leluhur.

Penampilan para pemuda Cibeber dalam pawai budaya itu sukses memukau ribuan warga yang hadir.

Tidak hanya itu, beragam kesenian tradisional khas Cianjur turut ditampilkan dalam acara tersebut.

Mulai dari Hadroh bernuansa Islami yang dipadukan dengan lantunan selawat, pertunjukan Calung berbahan bambu khas Sunda, hingga Mamaos atau tembang Sunda Cianjuran yang dibawakan Abah Dadan dengan iringan kecapi dan suling.

Dalam filosofi budaya Cianjur, Mamaos menjadi bagian penting dari tiga pilar budaya masyarakat, yakni Ngaos, Mamaos, dan Maenpo.

Karena itu, pertunjukan silat Maenpo juga turut ditampilkan dalam Milangkala Sanggar Seni Hibar tahun ini.

Ketua Padepokan Sanggar Seni Hibar, Rendi, mengatakan perjalanan sanggar yang telah berdiri selama 21 tahun tidak lepas dari perjuangan panjang dalam menjaga seni dan budaya lokal agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan Sanggar Seni Hibar hingga saat ini.

“Kami bersyukur banyak pihak yang terus mendukung kegiatan pelestarian budaya ini. Dukungan dari berbagai elemen membuat Sanggar Hibar bisa terus berkembang dan tetap eksis sampai sekarang,” ujarnya.

Baca Juga: Akhir Mei 2026 Banyak KPM Mulai Terima Bansos PKH Susulan, BPNT Rp600 Ribu hingga Beras 20 Kg, Ini Rinciannya

Rendi juga menyampaikan terima kasih kepada Seniman Sunda Bangkit dan PT Tirta Investama yang turut membantu terselenggaranya acara tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar, yang hadir mewakili Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian, menyampaikan apresiasi terhadap upaya masyarakat Cibeber dalam menjaga budaya Sunda.

Menurutnya, kesenian tradisional seperti Ngarak Posong, Mamaos, Maenpo, Calung, dan Hadroh merupakan identitas budaya Cianjur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Pelestarian budaya seperti ini menjadi energi positif agar seni tradisional Sunda tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman,” katanya.

Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, juga mengungkapkan kebanggaannya karena AQUA dapat terlibat mendukung kegiatan budaya masyarakat Cianjur.

Ia berharap kolaborasi pelestarian budaya Sunda dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kegiatan menjaga budaya lokal seperti ini bisa terus dilaksanakan dan kami siap mendukung upaya pelestarian budaya Sunda,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Seniman Sunda Bangkit bersama AQUA juga menyerahkan bantuan santunan kepada warga Cihaur yang terdampak banjir dan longsor pada 2 April 2026 lalu.

Baca Juga: Bansos BPNT Cair Kembali Jelang Akhir Mei 2026, KPM Daerah Ini Ungkap Saldo KKS Terisi Rp600 Ribu hingga Rp1,8 Juta

Menjelang akhir acara, suasana semakin semarak dengan penampilan sandiwara komedi dari sejumlah pelawak Sunda.

Seperti Ogi SOS, Aman-Amin, Ki Daus, Kang Anton, A Dikdik, Kang Oni SOS, Kang Ohang, dan Ceu Popon yang sukses menghibur penonton.

Perayaan Milangkala Sanggar Seni Hibar ke-21 ditutup dengan penampilan penyanyi dangdut asal Subang, Novia Rozma, yang mengajak warga berjoget bersama hingga larut malam. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#cibeber #Milangkala #cianjur #Sanggar