Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sebulan Tangani 23 Pohon Berbahaya, DLHK Depok Tanam 184 Pohon Baru dan Raih Kepuasan Warga 96,75 Persen

Arif Al Fajar • Jumat, 5 Juni 2026 | 21:44 WIB
Ilustrasi penebangan pohon di Kota Depok. Foto: Kabid TLK DLHK Kota Depok for Radar Bogor
Ilustrasi penebangan pohon di Kota Depok. Foto: Kabid TLK DLHK Kota Depok for Radar Bogor

RADAR BOGOR – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui berbagai program penghijauan, konservasi, serta penanganan pohon rawan tumbang demi menciptakan kota yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, menjelaskan bahwa selama Mei 2026 pihaknya menjalankan sejumlah kegiatan mulai dari pemeliharaan pohon, penghijauan, hingga respons cepat terhadap kondisi darurat lingkungan.

“Berbagai langkah terus dilakukan DLHK untuk mewujudkan lingkungan Kota Depok yang lebih hijau, aman, dan nyaman bagi seluruh warga,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat, 5 Juni 2026.

Baca Juga: 20.897 Pohon Ditanam di Lahan Eks Hibisc Fantasy Bogor, Pemprov Jabar dan PTPN I Kebut Pemulihan 12 Hektare Kawasan Puncak

Berdasarkan data DLHK, sebanyak 278 pohon telah menjalani perawatan dan perapihan selama periode tersebut. Selain itu, tim juga melakukan penanganan terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Tercatat, sebanyak 14 pohon rawan tumbang ditebang, tiga pohon sempal ditangani, serta enam pohon tumbang berhasil dievakuasi. Dengan demikian, total 23 pohon bermasalah mendapat penanganan sepanjang Mei 2026.

Di bidang konservasi, DLHK terus menggencarkan program penghijauan melalui Gerakan Satu Minggu Satu Pohon yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga: Mau Cari Cincin Nikah Emas atau Berlian? Ini 8 Rekomendasi Toko Perhiasan di Bogor Kualitas Terbaik

“Selama Mei kami berhasil menanam 184 pohon dan membuat 10 lubang biopori untuk meningkatkan daya serap air sekaligus mendukung pelestarian lingkungan,” kata Sakti.

Tak hanya fokus pada penghijauan, DLHK juga terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penanganan kondisi darurat yang berkaitan dengan pohon berisiko.

Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, tingkat kepuasan warga terhadap layanan DLHK Kota Depok mencapai 96,75 persen.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga kualitas lingkungan Kota Depok,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#pohon #depok #DLHK