Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cek Sekolah Maung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Supian Suri Sambangi SMAN 1 Depok

Arif Al Fajar • Senin, 8 Juni 2026 | 22:47 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi SMAN 1 Depok. (Dok. SMAN 1 Depok)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi SMAN 1 Depok. (Dok. SMAN 1 Depok)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke SMAN 1 Depok yang dikenal sebagai Sekolah Maung Depok pada Senin, 8 Juni 2026. Kunjungan tersebut berlangsung saat sekolah tengah melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) serta persiapan pengumuman Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Tanpa agenda seremonial, pria yang akrab disapa KDM itu datang bersama Wali Kota Depok, Supian Suri. Keduanya meninjau langsung kesiapan SMAN 1 Depok yang ditetapkan sebagai Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Bantarkemang Kota Bogor Ternyata Baru Berusia 2 Hari, Sang Ayah Tinggalkan Surat

Dalam peninjauan tersebut, Dedi melihat berbagai fasilitas sekolah, mulai dari ruang belajar, kondisi lingkungan, hingga area sekitar sekolah yang direncanakan menjadi bagian dari pengembangan sarana pendidikan.

Setelah melakukan pengecekan, ia memberikan apresiasi terhadap kondisi SMAN 1 Depok yang dinilai cukup baik, bersih, dan memiliki fasilitas yang memadai.

“Alhamdulillah, fasilitas di sekolah ini sudah cukup lengkap dan lingkungannya juga bersih,” ujar Dedi.

Pria yang akrab disapa “Bapak Aing” itu menilai SMAN 1 Depok memiliki modal kuat untuk dikembangkan menjadi sekolah yang mampu mencetak generasi unggul.

Menurutnya, beberapa penataan masih diperlukan agar suasana belajar menjadi lebih nyaman, tertata, dan representatif sebagai sekolah unggulan.

“Ini modal yang baik untuk membangun sekolah yang bisa melahirkan generasi unggul. Tinggal dilakukan penataan agar lingkungan belajar lebih nyaman,” tambahnya.

Selain itu, Dedi juga menyampaikan rencana penataan kawasan di belakang SMAN 1 Depok, termasuk area sekitar Rawa Lio, yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi ruang terbuka bagi warga sekolah.

“Kawasan belakang sekolah, termasuk sekitar Rawa Lio, akan kita tata. Rencananya dibuat jogging track dan ruang terbuka agar lingkungan sekolah lebih sehat dan menyenangkan,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa konsep Sekolah Manusia Unggul tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kesehatan fisik dan mental siswa.

“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, membahagiakan, dan memotivasi anak untuk belajar,” ujarnya.

“Karena kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan ruang kelas, tetapi juga lingkungan yang mendukung perkembangan mereka,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Depok, Iwan Setiawan, mengaku tidak menyangka sekolahnya mendapat kunjungan langsung dari Gubernur Jawa Barat.

Ia menyebut saat itu sekolah tengah fokus pada pelaksanaan ASAT dan persiapan SPMB. Namun, kunjungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah.

“Kami bangga karena mendapat perhatian langsung dari Pak Gubernur di tengah kegiatan ASAT dan persiapan SPMB,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin, 8 Juni 2026.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya bagi sekolah yang masuk program Sekolah Maung.

Iwan juga menilai berbagai masukan yang diberikan KDM menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kualitas sekolah.

“Masukan dari Pak Gubernur sangat positif, terutama terkait penataan lingkungan dan kenyamanan sekolah. Ini jadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” tutupnya. (faj)

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #Sekolah Maung #depok #gubernur jawa barat #SMAN 1