RADAR BOGOR - Video terkait amukan pedagang di Puncak Bogor Cianjur lantaran lapak warung dibongkar viral di media sosial, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan reaksi di akun media sosialnya.
"Teteh marah ya sama saya. Wajar teteh marah karena usahanya dibongkar," sebut Dedi Mulyadi.
Padahal, Gubernur Jawa Barat menambahkan, usaha tersebut merupakan usaha yang paling nyaman karena menggunakan tanah tanpa harus bayar.
"Membuka usaha tanpa harus bayar pajak, dan itu berlangsung selama berpuluh-puluh tahun," tutur Dedi Mulyadi.
Menurut Gubernur Jawa Barat, selama puluhan tahun semestinya para pelanggan menikmati sajian kopi yang murah/
"Para pelanggan menikmati mie yang murah, para pelanggan menikmati makan yang murah," tambah Dedi Mulyadi.
Para pelanggan, Gubernur Jawa Barat melanjutkan, seharusnya parkir tanpa harus membayar karena bukan area yang dipungut parkir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.
Baca Juga: Swedia Bantai Tunisia 5-1, Striker Liverpool Alexander Isak Cetak Gol Ciamik
"Hari ini terganggu tentunya, karena itu wajar kalau kekecewaannya diluapkan. Silakan saja karena itu resiko saya sebagai seorang pemimpin," ungkap Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat mengatakan, terpenting keinginannya dan keinginan banyak orang menginginkan Puncak kembali seperti dulu.
"Gunungnya tinggi menjulang, kebun tehnya terhampar, udaranya sejuk, dan bisa dinikmati oleh banyak orang, baik yang punya uang maupun tidak punya uang," tegas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat berharap, kemarahan pedagang segera berakhir.
"Karena walaupun teteh melanggar, kami kan tetap memberikan bantuan untuk membuka usaha baru. Nilainya tidak besar, cuman Rp10 juta per kios," jelas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat menerangkan, awalnya ingin membuat berbeda.
"Ada yang besar, ada yang kecil berdasarkan besaran kios. Tetapi karena ada tekanan yang besar harus dibagi rata.
Kami membagi rata masing-masing Rp10 juta," pungkas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat mengungkapkan, bantuan kepada pedagang di Puncak senilai Rp10 juta bisa bermanfaat dan dapat membuka usaha kembali.
Lapak Pedagang di Puncak Dibongkar
Pemerintah Jawa Barat membongkar lapak pedagang yang ada di jalur Puncak Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.
Pembongkaran lapak tersebut dilakukan di Rest Area Seger Alam Puncak Pass pada Sabtu, 13 Juni 2026 dan mengakibatkan sejumlah pedagang marah.
Walau situasi sempat memanas antara pemilik kios dan satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP), namun pembongkaran tetap dilakukan.
Editor : Siti Dewi Yanti