Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Sekolah Swasta Buka Akses bagi Siswa Tak Mampu yang Belum Diterima di Sekolah Negeri

Eka Rahmawati • Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta sekolah swasta untuk membuka akses pendidikan bagi siswa tidak mampu. (Dok. Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta sekolah swasta untuk membuka akses pendidikan bagi siswa tidak mampu. (Dok. Humas Pemprov Jabar)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta sekolah-sekolah swasta turut berperan dalam memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah yang belum memperoleh tempat di sekolah negeri pada tahun ajaran 2026/2027.

Menurut gubernur Jabar, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan lembaga pendidikan swasta menjadi kunci untuk memastikan seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK.

Dedi Mulyadi menilai kerja sama tersebut sangat penting guna menjamin tidak ada peserta didik yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Lantik 746 ASN dan Lulusan IPDN di Lapangan Bola Desa Sukawangi Sukamakmur Bogor

Karena itu, gubernur yang disapa KDM tersebut berharap pihak yayasan dan pengelola sekolah swasta dapat mendukung program yang tengah disiapkan pemerintah daerah.

Pemprov Jawa Barat sendiri berencana memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta. Pada tahun pertama pelaksanaannya, pemerintah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp2,7 juta per siswa sebagai bentuk komitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

"Jangan sampai gubernur dibikin dilema, satu sisi menambah rombel di sekolah negeri tidak boleh, tetapi di sisi lain, sekolah swasta ditawari kerja sama dengan anggaran sekian tidak mau," ujar Dedi Mulyadi dalam siaran pers Humas Pemprov Jabar.

Dedi juga menegaskan bahwa keberadaan sekolah swasta memiliki peran strategis dalam menampung siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Tanpa dukungan sekolah swasta, banyak anak berisiko tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Sebagai kepala daerah, Dedi menyatakan dirinya berkomitmen untuk mencegah terjadinya kondisi tersebut. Ia ingin seluruh anak di Jawa Barat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarganya.

Menurut Dedi, sebagian siswa dari keluarga mampu telah memilih untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta pada tahun ajaran 2026/2027. Sementara itu, siswa lain yang telah terpetakan melalui proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan melanjutkan pendidikan di sekolah negeri sesuai hasil seleksi yang telah ditetapkan.

Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan sekolah swasta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berharap akses pendidikan menengah dapat semakin merata sehingga tidak ada anak yang terhambat melanjutkan sekolah karena persoalan ekonomi maupun keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

 
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #sekolah swasta