Kegiatan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional yang termasuk dalam agenda percepatan hasil pembangunan Presiden RI Prabowo Subianto. Program serupa juga dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Kota Bogor.
Dalam peninjauan tersebut, AHY menyampaikan bahwa proses renovasi MTsN 1 Kota Bogor hampir selesai dengan tingkat penyelesaian mencapai sekitar 95 persen.
"Sebentar lagi tuntas dan ini satu dari sekian banyak madrasah tsanawiyah yang juga direnovasi, di Provinsi Jawa Barat saja ada 127 madrasah tsanawiyah," jelas AHY dalam keterangan dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Bogor.
Sebelum diperbaiki, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan plafon. Selain itu, beberapa sarana pendukung seperti toilet dan ruang penunjang lainnya dinilai belum memadai sehingga dilakukan pembenahan menyeluruh.
AHY menilai kondisi lingkungan sekolah kini terlihat lebih tertata, asri, dan dilengkapi fasilitas yang semakin baik, termasuk sarana olahraga yang mendukung aktivitas siswa.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.
Khusus untuk madrasah, lanjut AHY, pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, keterampilan, serta kesehatan yang baik.
Telan Anggaran Rp4 Triliun
Menteri AHY berharap para siswa memiliki karakter unggul, kemampuan yang memadai, serta kesehatan yang prima sebab merupakan modal utama dalam membangun SDM Indonesia yang semakin maju.
Program rehabilitasi madrasah ini merupakan tindak lanjut pemerintah setelah terjadinya insiden di Jawa Timur pada tahun sebelumnya, sekaligus implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.
AHY menjelaskan, secara nasional terdapat sekitar 1.397 madrasah tsanawiyah yang masuk dalam program renovasi dan penguatan infrastruktur dengan total anggaran sekitar Rp4 triliun.
"Secara umum perlu saya laporkan, ada kurang lebih 1.400 madrasah tsanawiyah, tepatnya 1.397, di seluruh Indonesia, ini memakan anggaran kurang lebih Rp4 triliun untuk renovasi, rehabilitasi, dan sekali lagi penguatan secara infrastruktur," jelas AHY.
Anggaran tersebut menurutnya digunakan untuk renovasi, rehabilitasi, dan peningkatan kualitas infrastruktur madrasah di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan, khususnya yang berada di bawah pembinaan Kementerian Agama (Kemenag).
Ia menilai kunjungan AHY menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan fasilitas pendidikan terus ditingkatkan agar mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
"Beliau berkeinginan untuk terus memfasilitasi agar sarana dan prasarana pendidikan dapat semakin berkualitas sesuai harapan, jadi kita bersyukur beliau hadir dan melihat langsung, kelihatannya beliau cukup puas dengan kualitas pembangunan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum," ujar Dedie Rachim.
Selain meninjau hasil rehabilitasi, AHY juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa serta melihat langsung kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di lingkungan sekolah.
Editor : Eka Rahmawati