RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan peninjauan langsung di kawasan Jalan Terusan Pasir Koja bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Agung Wahyudi.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya membahas progres penataan kawasan yang sebelumnya dipadati bangunan liar di sepanjang bahu jalan.
Saat melintas di lokasi menggunakan kendaraan, Dedi Mulyadi menanyakan perkembangan penertiban bangunan di kawasan tersebut.
Baca Juga: Tes Tersedia di 59 Fasilitas Kesehatan, Begini Alur Deteksi HIV/AIDS di Kota Bogor
KDM (sapaan Dedi Mulyadi) mempertanyakan, jumlah bangunan yang telah dibongkar dalam proses penataan wilayah.
“Ini sudah berapa bangunan yang dibongkar?,” tanya Dedi Mulyadi.
Agung Wahyudi, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat menjelaskan, sebanyak 174 bangunan liar telah ditertibkan.
Pembongkaran tersebut, dilakukan di sisi kanan dan kiri jalan sepanjang kawasan tersebut.
“Bangunan di kanan kiri jalan, iya, sudah dibongkar,” ujar Agung.
Penataan Lanjutan: Trotoar dan Drainase Jadi Prioritas
Lebih lanjut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan, setelah proses pembongkaran, pemerintah harus segera melanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung seperti trotoar dan drainase agar kawasan tidak kembali kumuh.
Menanggapi hal tersebut, Agung Wahyudi menyampaikan, rencana penataan lanjutan sudah disiapkan, termasuk pembangunan saluran drainase dan trotoar di sepanjang ruas jalan yang telah ditertibkan.
“Setelah ini akan dibangun drainase dan trotoar,” kata Agung.
KDM juga menyoroti pentingnya lebar trotoar agar lebih nyaman bagi pejalan kaki sekaligus menjaga keteraturan kawasan.
Dedi Mulyadi menegaskan, tanpa penataan lanjutan, area tersebut berpotensi kembali terlihat semrawut.
Soroti Kebersihan Kawasan Gerbang Tol Pasir Koja
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi turut menyinggung kondisi sekitar Gerbang Tol Pasir Koja yang dinilai masih kurang terawat dan terlihat kotor.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 Cair Lagi untuk KKS Baru dan Lama, PIP Juga Dilaporkan Sudah Masuk
Ia menekankan pentingnya pengelolaan kebersihan yang lebih serius di kawasan tersebut.
Menurutnya, selain penertiban bangunan liar, aspek kebersihan dan kerapian lingkungan juga harus menjadi perhatian utama agar wajah kota tetap tertata.
Agung Wahyudi menambahkan, pembongkaran bangunan liar di sepanjang ruas Jalan Terusan Pasir Koja telah dilakukan sepanjang kurang lebih 1,1 kilometer, sebagai bagian dari program penataan kawasan.
Dorong Wajah Kota Lebih Rapi dan Tertata
Dedi Mulyadi menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berhenti pada pembongkaran, tetapi harus dilanjutkan dengan pembangunan yang berkelanjutan.
KDM berharap, kawasan tersebut dapat berubah menjadi lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen, melanjutkan penataan infrastruktur agar kawasan strategis seperti Pasir Koja tidak kembali dipenuhi bangunan liar dan tetap memiliki sistem drainase serta trotoar yang memadai. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim