Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terungkap Asal Pemilik Bangunan Liar di Pasir Koja, Begini Reaksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 23 Juni 2026 | 19:57 WIB
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Agung Wahyudi memberikan penjelasan kepada Gubernur Jawa Barat, KDM. (KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Agung Wahyudi memberikan penjelasan kepada Gubernur Jawa Barat, KDM. (KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan peninjauan penataan kawasan Jalan Terusan Pasir Koja bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Agung Wahyudi. 

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan, asal daerah para penghuni dan pedagang yang terdampak penertiban bangunan liar di lokasi itu.

Saat berada di dalam mobil, Dedi Mulyadi menanyakan, mengenai domisili KTP para pedagang yang sebelumnya menempati kawasan tersebut.

Baca Juga: Selain Murah, 7 Mie Ayam Sekitar UGM Jogja Ini Punya Cita Rasa Juara yang Bikin Ketagihan

“Rata-rata KTP-nya mana?” tanya Dedi Mulyadi.

Sebagian Besar Pedagang Berasal dari Luar Bandung

Menanggapi pertanyaan tersebut, Agung Wahyudi menjelaskan, mayoritas pedagang yang terdampak penertiban memiliki KTP dari luar wilayah Kota Bandung.

“Rata-rata dari luar Bandung, Pak,” ujar Agung.

Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM kemudian mengonfirmasi kembali informasi tersebut. 

Ia juga menanyakan, jenis usaha yang dijalankan para pedagang di lokasi tersebut.

Agung Wahyudi menjelaskan, sebagian besar merupakan pedagang kayu yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat.

“Banyak yang jualan kayu, sebagian dari Ciamis, Tasikmalaya dan daerah Jawa,” kata Agung.

Fokus Pembersihan Puing Pasca Pembongkaran

Dalam peninjauan itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga memperhatikan proses lanjutan setelah pembongkaran bangunan liar.

Ia menyoroti, pentingnya percepatan pembersihan puing agar kawasan segera kembali tertata.

Menunjuk langsung area bekas pembongkaran, KDM menegaskan, tahap berikutnya adalah pengangkutan dan pembersihan sisa material bangunan.

Baca Juga: Tes Tersedia di 59 Fasilitas Kesehatan, Begini Alur Deteksi HIV/AIDS di Kota Bogor

“Ini tinggal pembersihan puing,” ujar KDM.

Menjawab hal tersebut, Agung Wahyudi menyampaikan, proses pembersihan dilakukan oleh sekitar 70 petugas, dengan dukungan empat unit truk untuk mengangkut material sisa bangunan.

“Sedang dibersihkan oleh sekitar 70 orang, pakai empat truk untuk angkut sampahnya,” jelas Agung.

Dorongan Penataan Berkelanjutan di Kawasan Pasir Koja

Dedi Mulyadi menegaskan, penataan kawasan tidak berhenti pada pembongkaran, tetapi harus dilanjutkan dengan pembersihan dan pembangunan infrastruktur yang lebih tertib. 

Ia berharap, kawasan Jalan Terusan Pasir Koja dapat berubah menjadi lebih rapi, bersih, dan memiliki tata ruang yang jelas.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen, melanjutkan penataan kawasan tersebut agar tidak kembali dipenuhi bangunan liar serta tetap menjaga kenyamanan dan ketertiban lingkungan bagi masyarakat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #Pasir Koja #KDM #gubernur jawa barat