Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

70 Ribu Siswa Baru Dapat Beasiswa ke Sekolah Swasta, Dedi Mulyadi Jelaskan Sistemnya

Asep Suhendar • Rabu, 24 Juni 2026 | 07:42 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi jelaskan terkait mekanisme penyaluran siswa baru ke sekolah swasta. (Foto: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi jelaskan terkait mekanisme penyaluran siswa baru ke sekolah swasta. (Foto: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi belum lama ini menjelaskan terkait penyaluran 70 ribu hingga 80 ribu siswa baru di Jabar ke sekolah swasta.

Proses tersebut merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Dedi Mulyadi agar anak-anak di Jawa Barat bisa mengenyam pendidikan sebagaimana mestinya. 

"Bahwa nanti sudah ada mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dinas pendidikan, untuk menyelurkan 70 ribu sampai 80 ribu siswa yang terdata di SPMB mendapat beasiswa dari pemerintah provinsi," ucap Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Dealer Motor Sport Premium di Bogor, Pelayanan Bintang 5

Lebih lanjut, Gubernur Jawa Barat ini juga menjelaskan, ada sebanyak 1.015 sekolah swasta yang bersedia dan hadir untuk menjadi mitra dari Pemprov Jabar terkait penyaluran siswa tersebut.

"Jumlah yang bersedia menandatangani kesepatakan dan hadir secara fisik seribu lima belas sekolah," jelas Dedi Mulyadi. 

Isu yang menyatakan bahwa sekolah swasta tidak bersedia untuk menampung siswa akhirnya tidak terbukti benar dengan hadirnya sejumlah sekolah pada penandatanganan kesepatakan tersebut. 

Baca Juga: 7 Cara Mudah Cek Kelayakan Penerima Bansos 2026 Lewat Portal Perlinsos

Dedi kemudian menjelaskan bahwa penyaluran siswa ke sekolah swasta ini sistemnya adalah beasiswa per orangan, sehingga setiap sekolah akan menerima bayaran sesuai jumlah siswa baru yang mereka tampung.

"Jadi sistemnya kita ini beasiswa per orangan siswanya tercatat, maka dibayarkannya ke sekolah," ujar Dedi Mulyadi.

Dalam hal ini, Pemprov Jabar bertindak sebagai orang tua dari siswa tersebut, sehingga proses pembayaran dilakukan secara lansgung ke sekolah yang bersangkutan.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Warung Soto di Gunungkidul Yogyakarta Ini Punya Kuah Kaldu Juara

Berbicara terkait anggaran, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa biaya untuk program ini sudah ada, hanya perlu menggeser program-program yang belum terealisasikan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

"Sudah ada aloksi dinas pendidikan yang bisa digeser, kan dinas pendidikan ada alokasi-alokasi yang tidak dilaksanakan," ucap Dedi Mulyadi.***

Editor : Asep Suhendar
#dedi mulyadi #siswa baru #pendidikan #gubernur jawa barat #sekolah swasta