RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan memastikan semua anak di Jabar tahun 2026 bisa sekolah, sehingga berbagai skema kebijakan ia terapkan.
Dalam salah satu keterangan yang ia sampaikan, Dedi Mulyadi mengatkan bahwa dirinya memiliki prinsip bahwa semua anak di Jawa Barat tidak boleh tidak mendapatkan pendidikan.
"Saya sebagai gubernur memiliki tugas utama untuk memastikan rakyat saya bisa sekolah. Itu prinsip dasarnya," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari laman jabarprov.go.id, Rabu, 24 Juni 2026.
Baca Juga: Jangan Tunggu Mogok! Ini 3 Acuan Kilometer yang Tepat untuk Servis Motor Berkala
Dalam hal ini, Gubernur Jawa Barat tersebut memberikan perhatian penuh terutama kepada anak-anak dari keluarga menengah yang tidak diterima di sekolah negeri dan terkendala biaya untuk menempuh pendidik di sekolah swasta.
Pasalnya, jika kelompok ini dibiarkan, maka berpotensi angka anak tidak sekolah anak semakin bertambah di Jawa Barat.
"Yang menjadi perhatian kita adalah kelompok ini. Kalau tidak diterima di negeri, ada risiko mereka tidak melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya," ucapnya.
Salah satu langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yaitu memberikan pendampingan kepada para siswa tersebut untuk menempuh pendidikan di sekolah swasta.
Baca Juga: Skema Penyaluran Bansos BPNT 2026, KPM Bogor Harus Paham Ini
Informasi terbaru, kurang lebih ada 1.015 sekolah swasta yang siap untuk menampung anak-anak yang tidak berhasil lolos seleksi di sekolah negeri.
Mereka nantinya akan diberikan beasiswa oleh Pemprov Jabar dan dibayarkan secara langsung kepada sekolah-sekolah swasta yang telah menandatangani kesepakatan tersebut.
"Kami sedang membicarakan satu hal utama, yaitu bagaimana semua anak di Jawa Barat bisa tetap sekolah. Jika tidak diterima di negeri maka kami pastikan ada pendampingan ke swasta," jelas Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Hidden Farm Plant Cafe, Surga Kuliner Tersembunyi Berkonsep Taman Magis di Dago Atas
Di akhir argumentasinya, Dedi menekankan bahwa semua kebijakan yang ia ambil tekait pendidikan ini agar semua anak di Jabar bisa sekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak.
"Pilihan kita sederhana, apakah kita ingin ada kegaduhan di sekolah atau kita pastikan tidak ada anak yang tidak sekolah. Saya memilih memastikan semua anak tetap sekolah," pungkas Gubernur Jawa Barat tersebut.***
Editor : Asep Suhendar