RADAR BOGOR - Sosok Taufik Hidayat, terduga pelaku penganiayaan dan penyekapan pacar di Kabupaten Bandung kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Taufik Hidayat kini telah ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian pada Selasa malam, 23 Juni 2026 lalu di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.
Melalui unggahan kanal Youtube pribadinya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi belum lama ini bertemu dengan orangg tua Taufik Hidayat yang diketahui bernama Tata.
Baca Juga: Kerugian Negara Rp9,1 Miliar, DPRD Kabupaten Bogor Dorong Kasus RSUD Bogor Utara Diusut Tuntas
"Bapak teh saha namina (Bapa itu siapa namanyya)?" Tanya Dedi Mulyadi.
"Pak Tata," ucap ayah dari terduga pelau Taufik Hidayat.
Dedi kemudian bertanya terkaiat status Taufik kepada Tata yang terlihat duduk di hadapan Gubernur Jawa Barat tersebut.
"Itu Taufik Hidayat itu anak bapak?," tanya lagi Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Segera Cair, KPM Wajib Penuhi Syarat Ini
Tata kemudian mengatakan bahawa Taufik meruapakan anaknya yang ketiga dan statusnya sudah pernah menikah dengan seorang wanita yang kebetulan di momen tersbeut juga ikut hadir.
Tata kemudian menceritakan bahwa ia sempat bertemu dengan anaknya tersebut kurang lebih enam bulan yang lalu.
Tata juga mengaku bahwa ia sama sekali tidak mengetahui pekerjaan yang digeluti oleh anaknya tersebut selama ini.
"Pernah cerita gak ke bapak, misalnya punya pacar? Kemudian pacarnya itu orang Rancaekek, sekarang teh kos di mana, nggak?" Tanya lagi Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Florawisata D’Castello Subang, Wisata Estetik yang Bikin Foto Terlihat Seperti di Eropa
Tata kemudian menjawab bahwa ia tidak mengetahui terkait keseharian hingga hungan asmara yang dijalin oleh anaknya bekalangan ini.
Lebih jauh, Dedi Mulyadi kemudian mempertanyakan terkait keseharian Taufik Hidayat kepada Tata selama berada di wilayah tempat tinggalnya.
"Terus di lemur (kampung) dia pernah berkelahi nggak?" Tanya Dedi.
Tata menjawab bahwa selama yang ia ketahui anaknya tersebut tidak pernah berkelahi selama tinggal di rumahnya.***
Editor : Asep Suhendar