Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Tangkap Begal, Siapkan Hadiah Rp5 Juta hingga Rp50 Juta, Ini Syaratnya

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 19:01 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan di SMAN 1 Babakan Madang, Kabupaten Bogor. (Dok. SMAN 1 Babakan Madang)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan di SMAN 1 Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Di sisi lain, Dedi Mulyadi mengumumjan sayembara terkait aksi kejahatan. (Dok. SMAN 1 Babakan Madang)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat sayembara bagi masyarakat yang berhasil menghentikan aksi pelaku kejahatan jalanan, termasuk begal, dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam kondisi hidup.

Warga yang memenuhi ketentuan tersebut berkesempatan memperoleh hadiah dengan nominal antara Rp5 juta hingga Rp50 juta.

Sayembara itu diumumkan sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dalam memperkuat penanganan tindak kriminal yang belakangan masih terjadi di sejumlah daerah.

Sayembara tersebut tidak hanya berlaku bagi pelaku begal, tetapi juga mencakup pelaku pencurian, pencopetan, penjambretan, hingga perampokan dengan syarat diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup.

"Saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, perampok kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta, yang melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," kata Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga: Perbaikan Stadion Pakansari Bogor Rampung Jelang Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Menurut Dedi, menjaga keamanan lingkungan bukan semata menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.

Karena itu, ia mengajak warga untuk ikut berperan dalam mencegah sekaligus menghentikan aksi kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar, dengan tetap memastikan pelaku diserahkan kepada kepolisian dalam keadaan hidup.

Selain mengumumkan pemberian hadiah tersebut, Dedi juga mendorong masyarakat menghidupkan kembali ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Gubernur yang kerap disapa KDM itu menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengamanan berbasis gotong royong yang efektif dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Dedi berharap keterlibatan masyarakat melalui ronda malam dapat mempersempit kesempatan pelaku kejahatan untuk beraksi, khususnya pada malam hari.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan kewaspadaan warga terhadap kondisi lingkungan sehingga potensi tindak kriminal dapat dideteksi lebih dini.

Editor : Eka Rahmawati
dedi mulyadi sayembara begal