Pesan Tegas Presiden Prabowo ke Lulusan IPDN: Saudara Pelayan Rakyat, Jangan Rumit

Lucky Lukman Nul Hakim • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 16:38 WIB
Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda XXXIII IPDN 2026 dipimpin Presiden Prabowo Subianto, 29 Juli 2026.  (Sekretariat Presiden)
Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda XXXIII IPDN 2026 dipimpin Presiden Prabowo Subianto, 29 Juli 2026. (Sekretariat Presiden)

RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, seluruh Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama saat menjalankan tugas di daerah.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Tahun 2026 pada Rabu (29/7/2026). 

Dalam arahannya, Kepala Negara menegaskan, seorang pamong praja adalah representasi negara yang setiap tindakannya akan dinilai langsung oleh masyarakat.

Aparatur Harus Hadir Melayani, Bukan Mempersulit

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa setiap lulusan IPDN telah mengemban amanah sebagai pelayan rakyat. 

Baca Juga: PIK 2 Jadi Destinasi Tepi Laut Favorit untuk Liburan Singkat Warga Bogor

Karena itu, mereka dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik, melindungi, sekaligus mengayomi masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Menurut Prabowo, masyarakat saat ini menginginkan birokrasi yang cepat, sederhana, dan berpihak kepada kepentingan publik. 

Sebaliknya, birokrasi yang berbelit-belit hanya akan menghambat pelayanan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Saudara adalah pelayan rakyat. Tugas saudara melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat Indonesia dengan sebaik-baiknya," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Rakyat Menuntut Aparatur yang Jujur dan Bersih

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan aparatur negara yang bekerja secara profesional, jujur, disiplin, serta bebas dari praktik korupsi.

Selain memiliki integritas, aparatur pemerintahan juga dituntut berani mengambil keputusan dan selalu hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan. 

Menurut Prabowo, kepentingan rakyat harus selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ia mengingatkan bahwa setiap aparatur pemerintah merupakan wajah negara di tengah masyarakat. 

Baca Juga: Nilai Kota Layak Anak Kota Bogor Tembus 836,64, Pemkot Kejar Predikat Utama

Sikap, perilaku, hingga cara memberikan pelayanan akan menjadi tolok ukur bagi masyarakat dalam menilai apakah negara benar-benar hadir untuk melayani.

Kepercayaan Rakyat Ditentukan oleh Kinerja Aparatur

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, setiap keputusan yang diambil aparatur negara akan berdampak langsung terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Karena itu, ia meminta para Pamong Praja Muda IPDN bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan mengedepankan kepentingan publik dalam setiap kebijakan maupun pelayanan yang diberikan.

Menurut Prabowo, ketika aparatur mampu bekerja dengan baik, kepercayaan masyarakat terhadap negara akan semakin kuat. 

Sebaliknya, pelayanan yang buruk tidak hanya merusak nama pribadi seorang aparatur, tetapi juga mencederai citra pemerintah di mata rakyat.

"Kalau saudara bekerja dengan baik, rakyat akan semakin percaya dan semakin mencintai negaranya. Namun jika saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan juga kepercayaan rakyat kepada negara," tegas Presiden Prabowo Subianto. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
pamong praja rakyat ipdn presiden prabowo subianto