RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda, termasuk para Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Menurutnya, para lulusan IPDN akan menjadi motor penggerak birokrasi sekaligus penentu keberhasilan pembangunan nasional pada masa mendatang.
Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Tahun 2026, Rabu (29/7/2026).
Dalam pidatonya, Kepala Negara memaparkan visi besar Indonesia yang ingin diwujudkan dalam beberapa dekade ke depan melalui pemerintahan yang kuat, profesional, dan berpihak kepada rakyat.
Prabowo Paparkan Visi Indonesia Sejahtera
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, tujuan utama pembangunan nasional adalah menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia.
Ia berharap, setiap warga negara memperoleh rasa aman, memiliki penghasilan yang layak, mendapatkan akses pendidikan tanpa hambatan, memperoleh layanan kesehatan yang memadai, serta tinggal di rumah yang layak huni.
Menurut Prabowo, cita-cita tersebut bukan sekadar impian, melainkan target yang harus diwujudkan melalui kerja keras seluruh aparatur negara.
"Kita ingin rakyat hidup sejahtera, tidak ada yang kelaparan, semua anak bisa bersekolah, seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, dan setiap keluarga memiliki tempat tinggal yang layak," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Lulusan IPDN Disebut Calon Pemimpin Masa Depan
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, berbagai lembaga dan pakar dunia memproyeksikan Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dalam 25 tahun mendatang.
Pada masa itu, menurutnya, para Pamong Praja Muda yang baru dilantik akan berada di garis depan penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menyebut tidak menutup kemungkinan sebagian lulusan IPDN kelak dipercaya menjadi gubernur, kepala daerah, maupun pemimpin nasional.
Karena itu, para lulusan diminta mempersiapkan diri dengan integritas, kemampuan, dan semangat pengabdian yang tinggi.
Baca Juga: PIK 2 Jadi Destinasi Tepi Laut Favorit untuk Liburan Singkat Warga Bogor
Prabowo menegaskan, generasi pemimpin saat ini bekerja untuk membuka jalan agar estafet kepemimpinan dapat diteruskan oleh generasi muda yang kompeten dan berkarakter.
Keberhasilan Program Bergantung pada Aparatur di Lapangan
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, kebijakan pemerintah, sebaik apa pun perencanaannya, tidak akan memberikan manfaat apabila gagal dilaksanakan di lapangan.
Karena itu, ia menilai, aparatur pemerintahan memiliki peran strategis sebagai penggerak birokrasi sekaligus ujung tombak pelayanan publik.
Keberhasilan pembangunan, kata Prabowo, sangat ditentukan oleh kualitas kerja para aparatur di daerah.
Ia juga menekankan, seorang pamong praja tidak bekerja sendiri.
Dalam menjalankan tugasnya, mereka harus mampu membangun sinergi dengan berbagai unsur pemerintahan, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.
"Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan dan penentu keberhasilan pembangunan di lapangan. Karena itu, bangun kerja sama yang kuat dengan seluruh unsur pemerintahan demi kepentingan rakyat," tegas Presiden Prabowo Subianto. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim