RADAR BOGOR - Di tengah upaya memperkuat iklim investasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, sejumlah proyek investasi baru mulai membuka ribuan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Menurut KDM (sapaan kang Dedi Mulyadi), tren tersebut menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.
Pernyataan itu disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka, Rabu (29/7/2026).
Data Center AI dan BYD Serap Ribuan Pekerja
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir ia meninjau langsung sejumlah proyek investasi yang sedang berkembang di Jawa Barat.
Salah satunya berada di Purwakarta, yang menurutnya akan menjadi lokasi pembangunan pusat data atau data center berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pertama di Indonesia.
Proyek yang berdiri di bekas kawasan Indosat tersebut, kata Dedi Mulyadi, diperkirakan mampu menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja.
Selain itu, ia juga menyoroti perkembangan investasi pabrikan kendaraan listrik BYD yang terus memperluas kebutuhan tenaga kerjanya.
Menurut Dedi, tingginya permintaan pasar terhadap produk BYD mendorong perusahaan kembali membuka proses rekrutmen dengan jumlah tenaga kerja yang kini mendekati 9.000 orang.
Investasi Diharapkan Terus Ciptakan Lapangan Kerja
Dedi Mulyadi menegaskan, masuknya investasi ke berbagai wilayah di Jawa Barat harus dipandang sebagai peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.
Ia berharap, semakin banyak investasi yang masuk sehingga kesempatan kerja bagi warga Jawa Barat terus bertambah.
"Kita harus terus menyampaikan bahwa investasi yang masuk akan membuat semakin banyak masyarakat mendapatkan pekerjaan. Ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Hasil Seleksi Terbuka untuk Jabatan Kosong di Pemkab Bogor Diumumkan Pekan Depan
Menurutnya, keberhasilan menarik investor tidak hanya berdampak pada pembangunan industri, tetapi juga memberikan manfaat langsung berupa meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Jawa Barat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim