Balai Besar TNGGP Ungkap Kondisi Terkini Penanganan Kebakaran di Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango

Muhammad Ali • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Kondisi terkini saat para relawan bergotong royong dalam pengendalian kebakaran di Kawah Wedon, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok. Balai Besar TNGGP)

Kondisi terkini saat para relawan bergotong royong dalam pengendalian kebakaran di Kawah Wedon, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok. Balai Besar TNGGP)

RADAR BOGOR – Penanganan kebakaran di sekitar Kawah Wadon, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), terus diperkuat seperti pemantauan, penyisiran, dan penanganan dilakukan secara berkala dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur.

Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, mengatakan pada Kamis, 13 Agustus 2026 menyampaikan tim TNGGP bersama Kodim 0608/Cianjur, SPORC, relawan, dan unsur masyarakat melakukan penyisiran serta penanganan di sekitar Kawah Wadon.

"Berdasarkan pemantauan pada pagi hari, ditemukan beberapa titik panas yang mengeluarkan asap dan langsung dilakukan penanganan oleh tim di lapangan," ujarnya kepada Radar Bogor melalui surat siaran pers, Kamis, 13 Agustus 2026.

Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan adanya potensi kebakaran lebih lanjut di sekitar lokasi. Namun, pada pukul 12.07 WIB, kembali terpantau asap di area yang terdampak kebakaran.

Baca Juga: Dibangun TNI AD Bersama Warga, Jembatan Garuda di Kota Bogor Diresmikan Presiden Prabowo

"Tim gabungan langsung melakukan penanganan dengan menyiramkan flame freeze sampai tidak muncul asap kembali," ungkapnya.

Sadtata menyebut kondisi tersebut menunjukkan situasi di lapangan masih dinamis. Karena itu, pemantauan dan penyisiran akan terus dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi munculnya kembali titik panas.

Sebagai bagian dari penguatan penanganan, pada 13 Agustus 2026 juga diberangkatkan tim gabungan yang terdiri atas TNGGP, Kodim 0608/Cianjur, Polres Cianjur, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), dan relawan.

Ia menambahkan, sebanyak 35 personel diberangkatkan untuk bergabung dengan tim yang sebelumnya telah berada di lokasi.

“Penambahan dan pergantian personel akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pemantauan, penyisiran, dan penanganan, sekaligus memastikan tidak ada lagi asap yang muncul di kawasan terdampak.

Balai Besar TNGGP juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, relawan, petugas lintas instansi, dan seluruh pihak yang terus bergotong royong dalam upaya pengendalian kebakaran di kawasan TNGGP.

“Dukungan dan kerja bersama yang diberikan menjadi bagian penting dalam menjaga dan melindungi kawasan konservasi TNGGP, tentunya dengan memperhatikan keselamatan semua personel yang terlibat,” pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
kawah wadon TNGGP gunung gede kebakaran