Koperasi Sekolah Boleh Jual Seragam ke Siswa, Dedi Mulyadi: Asalkan Jangan Dikolektif dan Dipaksa

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:17 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyambangi koperasi sekolah SMAN 2 Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyambangi koperasi sekolah SMAN 2 Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihak sekolah diperbolehkan menjual perlengkapan sekolah seperti seragam dengan catatan tidak dikolektifkan.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menyambangi SMAN 2 Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Lingkungan area sekolah mendapat pengecekan dari gubernur Jawa Barat termasuk koperasi. Saat mendapati fasilitas dan sejumlah perlengkapan koperasi, Dedi menyampaikan terkait barang yang diperbolehkan dijual ke siswa termasuk seragam pramuka.

"Yang gak boleh itu menjual ke siswa dikolektifkan, tapi kalau koperasinya nyiapin baju pramuka, baju sekolah, orang beli seperti beli di toko kan gak masalah," ujar gubernur Jabar sebagaimana video yang diunggahnya di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Pihak sekolah mengaku ragu menjual seragam karena khawatir tidak diperbolehkan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Usulkan Kenaikan Batas Gaji Orang Tua bagi Mahasiswa Penerima KIP di Jawa Barat

"Yang tidak boleh itu gini, seragam dikolektifkan itu tidak boleh, kalau tiap orang belanja sendiri, beli sendiri kaya belanja di toko ya gak masalah," kata Dedi lagi.

Menurut Dedi menjual seragam di koperasi sekolah tidak masalah sebab bukan terpaksa melainkan keinginan pembeli itu sendiri. Lain halnya jika sekolah mengkoordinir dan mewajibkan siswa membeli seragam melalui sekolah.

"Gak ada masalah, kan orang belanja ke toko, bukan dikolektifkan, bukan dipaksa. 
Gak boleh itu anak diukur panggil tukang jahit kolektif menurut saya kurang tepat, tapi kalau koperasi nyiapin baju pramuka, nyiapin sepatu, orang beli. Apa bedanya orang beli air mineral dengan beli baju kan gak ada masalah," jelas gubernur Jawa Barat.

Sehingga kata Dedi koperasi sekolah akan mendapat keuntungan yang kemudian kembali untuk anggota.

Dedi Mulyadi juga meminta agar koperasi sekolah ditata rapi layaknya minimarket dan bisa melibatkan siswa dalam penataannya. 

"Koperasi ditata kaya minimarket bisa siswa buat penataan, buat edukasi," imbuhnya.

Editor : Eka Rahmawati
dedi mulyadi sekolah seragam