Sebelum Terkenal, Kanaya Aktif Nasyid di SMP

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 08:44 WIB
Ibunda Kanaya (kanan) menceritakan kisah Kanaya kepada Gubernur Jawa Barat, KDM. (KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Ibunda Kanaya (kanan) menceritakan kisah Kanaya kepada Gubernur Jawa Barat, KDM. (KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

RADAR BOGOR - Jauh sebelum dikenal sebagai penyanyi, almarhumah Kanaya Whu ternyata pernah menjalani masa sekolah di Purwakarta. 

Sang ibunda, Lilis, mengungkap bahwa putrinya tinggal bersama nenek dan bersekolah di SMP Al Islam.

Cerita itu disampaikan Lilis saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM. 

Dalam pertemuan tersebut, Lilis mengenang masa ketika Kanaya tinggal bersama neneknya di wilayah Selaeurih.

Baca Juga: Baitee Agrowisata : Wisata Keluarga dengan Waterpark dan Camping di Tengah Alam

“Kanaya sekolah SMP-nya di Al Islam. Waktu itu tinggalnya di Selaeurih, bersama neneknya,” ujar Lilis.

Masa sekolah tersebut, rupanya menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidup Kanaya. 

Selain mengikuti pendidikan formal, Kanaya juga sempat aktif dalam kegiatan keagamaan di sekolah.

Kanaya Aktif Ikut Nasyid

Lilis menuturkan, selama bersekolah di Al Islam, Kanaya pernah mengikuti kegiatan nasyid. 

Aktivitas tersebut, menjadi salah satu pengalaman Kanaya sebelum akhirnya dikenal melalui dunia musik.

Kanaya mengikuti kegiatan nasyid bersama pembimbing di sekolah. 

Salah satu nama yang disebut Lilis adalah Ustaz Ridwan Syah Alam.

Menariknya, nama Ustaz Ridwan ternyata bukan sosok yang asing bagi Dedi Mulyadi. 

Dalam percakapan tersebut, KDM mengaku, pernah mengenal dan bekerja bersama Ustaz Ridwan ketika dirinya masih menjalani aktivitas politik di tingkat daerah.

Baca Juga: Kepada KDM Perjalanan Hidup Kanaya Diungkap, dari Jakarta hingga Purwakarta

“Saya kenal Ustaz Ridwan. Dulu kami pernah satu komisi ketika saya masih menjadi anggota DPRD,” kata Dedi Mulyadi.

Tinggal Bersama Nenek, Ibunda Masih di Jakarta

Saat Kanaya menjalani masa SMP di Purwakarta, Lilis masih berada di Jakarta. 

Sang ibu kala itu tetap menjalankan pekerjaan sebagai pedagang dengan sistem kredit untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Masih jadi tukang kredit," ujarnya.

Kondisi tersebut, membuat Kanaya menjalani masa sekolah dengan tinggal bersama neneknya di Purwakarta.

Lilis mengatakan, keputusan Kanaya tinggal bersama nenek bukan berarti hubungan mereka terputus. 

Ia tetap menjalani peran sebagai ibu meski harus bekerja dan menetap di Jakarta.

“Waktu Kanaya sekolah di Al Islam, saya masih di Jakarta dan masih bekerja sebagai tukang kredit,” tutur Lilis.

Kenangan tentang masa SMP tersebut menjadi salah satu bagian perjalanan hidup Kanaya yang kembali diceritakan sang ibu. 

Baca Juga: Heboh Rumor Karim Benzema ke Persib, Benarkah Eks Real Madrid itu Bakal Merapat ke Bandung?

Dari Purwakarta, kegiatan nasyid, hingga masa ketika penyakit mulai membatasi aktivitasnya, semuanya menjadi bagian dari perjalanan Kanaya sebelum kemudian dikenal publik melalui dunia musik.

Bagi Lilis, masa itu menjadi kenangan tersendiri tentang putrinya.

Seorang anak yang sempat tumbuh bersama neneknya di Purwakarta, menempuh pendidikan SMP di Al Islam, dan menemukan pengalaman bermusik melalui kegiatan nasyid di sekolah. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
dedi mulyadi Kanaya KDM gubernur jawa barat purwakarta