70 Tahun Masih Jadi Buruh Harian, Ini Alasan Kakek Ida saat Ketemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 12:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Jabarprov.go.id
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Jabarprov.go.id

RADAR BOGOR – Usia 70 tahun tak membuat Kakek Ida berhenti bekerja. Kisahnya menjadi sorotan setelah dirinya berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dia masih menjalani aktivitas sebagai buruh harian demi satu tujuan sederhana, yakni mengumpulkan uang untuk membangun rumah bagi anaknya. Dalam percakapannya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alasan Kakek Ida tetap bekerja di usia 70 tahun menyentuh hati.

Meski sudah berusia 70 tahun, Kakek Ida masih mengandalkan pekerjaan sebagai buruh harian. Ia mengungkapkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, penghasilannya sekitar Rp300 ribu dalam sehari.

Baca Juga: 3 Cara Warga Bogor Meraih Kebebasan Finansial Tanpa Terjebak Angka

Namun, uang yang diperolehnya bukan semata-mata untuk kebutuhan pribadi.

Kumpulkan Rp10 Juta untuk Rumah Anak

Ketika ditanya mengenai tujuan bekerja, Kakek Ida mengungkapkan bahwa dirinya tengah berusaha mengumpulkan uang untuk membantu membangun rumah bagi anaknya.

“Uangnya buat apa, Kek?” tanya Dedi Mulyadi.

Kakek Ida kemudian menyampaikan target yang ingin dicapainya. Ia berharap dapat mengumpulkan sekitar Rp10 juta.

“Pengen ngumpulin sekitar Rp10 juta,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Bogor Soroti APBD 2026, Anggaran Pengadaan Tanah yang Belum Mendesak Diminta Ditunda

Untuk mencapai target tersebut, Kakek Ida berencana bekerja selama kurang lebih 10 hari.

Bagi seorang buruh harian, target Rp10 juta tentu membutuhkan tenaga dan ketekunan. Meski begitu, keinginan membantu anaknya menjadi alasan Kakek Ida tetap menjalani pekerjaan tersebut.

Punya Istri dan Empat Anak Perempuan

Kakek Ida diketahui memiliki seorang istri yang berusia 55 tahun. Keduanya juga dikaruniai empat anak perempuan.

Dalam percakapannya dengan Dedi, Kakek Ida memperlihatkan bagaimana keluarga menjadi salah satu alasan dirinya terus berusaha bekerja.

Baca Juga: V-Belt Motor Matic Cepat Putus? Warga Bogor Wajib Tahu Penyebabnya, Ternyata Bukan Cuma karena Usia

Baginya, selama kondisi tubuh masih memungkinkan, seorang suami dan ayah tetap memiliki tanggung jawab untuk berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya.

Ia pun tidak banyak mengeluhkan pekerjaannya. Aktivitas sehari-hari justru membuat tubuhnya tetap bergerak.

Tetap Menjaga Kesehatan di Usia 70 Tahun

Di tengah kesibukannya bekerja, Kakek Ida juga berusaha menjaga kondisi tubuh dengan menjalani pola hidup sederhana.

Ia mengaku berusaha mengonsumsi makanan bergizi dan tidak bergantung pada obat-obatan maupun suplemen.

Baca Juga: BKN Ungkap 15 Kebijakan Pro-Karier ASN, Layanan Kenaikan Pangkat Capai Ratusan Ribu

Kondisi tersebut membuat Kakek Ida masih mampu menjalani pekerjaan hariannya meski usianya telah mencapai 70 tahun.

“Kalau masih sehat, ya kerja,” menjadi gambaran dari prinsip yang ia jalani.

Target bekerja selama sekitar 10 hari itu pun bukan sekadar hitungan waktu. Di baliknya ada harapan Kakek Ida untuk membawa pulang uang yang cukup guna membantu mewujudkan rumah bagi anaknya.

Baca Juga: SKD Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai, 103.647 Peserta Berebut Formasi CPNS

Kisah Kakek Ida menjadi potret sederhana tentang perjuangan seorang ayah. Ia tidak bekerja untuk mengejar kemewahan, melainkan berusaha memberikan dukungan kepada keluarganya dengan kemampuan yang masih dimiliki.

Di usia 70 tahun, Kakek Ida masih memilih bekerja selama tubuhnya mampu. Dari pekerjaan sebagai buruh harian, ia menyimpan harapan sederhana: mengumpulkan Rp10 juta dan membantu anaknya memiliki rumah.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
dedi mulyadi kakek ida buruh gubernur jawa barat