RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengkonfirmasi meme tentang dirinya yang disebut sebagai gubernur konten.
Dedi Mulyadi menjelaskan, dirinya selalu berhenti setiap ada orang lansia dan anak-anak yang berdagang.
"Kalau lihat orang tua, lihat anak-anak lagi berdagang atau lagi mikul apun saya pasti berhenti," ucapnya.
Saat berhenti tersebut, tim Gubernur Jawa Barat langsung mengambil gambar.
"Setiap peristiwa pasti diambil gambarnya karena termasuk mengambil gambar itu adalah dokumen kita. Kalau suatu saat kita difitnah orang, kita punya dokumen," jelasnya.
Dedi Mulyadi menceritakan, setiap dirinya berhenti di jalan akan langsung dikerubungi oleh para ibu-ibu atau warga.
Baca Juga: Kedai Pintu Belakang Bogor: Menu Juara MasterChef, Mulai Rp25 Ribu
"Ibu-ibu pada keluar bawa HP, pengin foto, pengin ngambil juga video. Video saya ngobrol sama si Aki di mobil di-video lagi sama yang lain," lanjutnya.
Gubernur Jawa Barat menjelaskan, dirinya tidak pernah berpura-pura dalam melakukan sesuatu.
"Enggak ada. Hidup saya enggak ada settingan, alamiah," tegasnya.
Dedi Mulyadi menerangkan, dirinya tidak masalah disebut sebagai gubernur konten.
"Ya kalau dicibir gubernur konten enggak apa-apa. Kalau setiap kontennya bermanfaat bagi kepentingan masyarakat," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat menekankan, hasil kontennya terkait jalan jelek dan rumah roboh akhirnya memberi dampak positif.
"Kemudian jalan jelek kemudian dikonten terus dibangun. Rumah roboh dikonten terus dibangun kan enggak ada problem," tekan Dedi Mulyadi.
Editor : Siti Dewi YantiSumber : youtube Prof Rhenald Kasali