RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kebutuhan pembenahan infrastruktur di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka peluang membantu peningkatan fasilitas di luar stadion, terutama yang bukan menjadi tanggung jawab manajemen Persib Bandung.
Hal tersebut mengemuka saat Dedi Mulyadi atau KDM mengunjungi GBLA dan berdiskusi dengan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan.
Baca Juga: Ketika Makan Bergizi Gratis Jadi Perbincangan Digital: AI, Persepsi Risiko, dan Kepercayaan Publik
Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan kondisi stadion, tetapi juga fasilitas pendukung yang menunjang akses dan kenyamanan pengunjung.
Dalam kunjungan tersebut, Dedi menegaskan, dukungan pemerintah perlu diarahkan pada aspek infrastruktur yang berada di luar kewenangan pengelola Persib.
Pemprov Jabar Siap Bantu Infrastruktur di Luar GBLA
Dedi Mulyadi menilai, pembenahan kawasan stadion perlu memperhatikan pembagian tanggung jawab antara pemerintah dan manajemen klub.
Dengan begitu, bantuan pemerintah dapat difokuskan pada fasilitas publik yang memang membutuhkan perhatian.
Menurutnya, infrastruktur di luar stadion, seperti akses jalan masuk dan penerangan, menjadi bagian yang dapat dipertimbangkan untuk dibenahi pemerintah.
“Kalau infrastruktur di luar stadion, kita bisa membantu. Misalnya, jalan masuk dan lampu,” ujar Dedi Mulyadi dalam percakapan tersebut.
Ia juga menekankan, fasilitas yang menjadi ranah profesional dan tanggung jawab pengelola stadion perlu dibedakan dari infrastruktur pendukung di kawasan sekitarnya.
Pembagian Tanggung Jawab Jadi Perhatian
Pembenahan GBLA, membutuhkan koordinasi agar pengembangan fasilitas berjalan sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Pemerintah dapat memberikan perhatian pada infrastruktur publik, sementara fasilitas yang menjadi tanggung jawab pengelola tetap ditangani sesuai peran dan kewajibannya.
Baca Juga: Selain SDN Babakan Cangkudu, Lebih dari 10 Sekolah di Cariu Bogor Butuh Perhatian
Dalam pertemuan dengan Adhitia Putra Herawan, pembahasan turut mengarah pada identifikasi fasilitas di luar stadion yang masih perlu ditingkatkan.
Langkah tersebut diharapkan, dapat membantu menciptakan kawasan stadion yang lebih nyaman bagi Bobotoh maupun masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung.
Akses dan Penerangan Jadi Bagian Infrastruktur Pendukung
Akses jalan dan penerangan merupakan dua contoh infrastruktur di luar stadion yang disinggung dalam pembicaraan tersebut.
Keduanya berperan penting dalam mendukung mobilitas pengunjung, khususnya ketika pertandingan berlangsung dan kawasan stadion dipadati suporter.
Meski demikian, rincian pekerjaan yang akan dilakukan, lokasi prioritas, serta jadwal pelaksanaannya belum dijelaskan dalam bahan wawancara yang tersedia.
Karena itu, pembenahan infrastruktur di sekitar GBLA masih perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah dan pihak terkait.
Upaya tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap fasilitas pendukung stadion, sehingga pengembangan kawasan GBLA tidak hanya berfokus pada bangunan utama, tetapi juga akses dan infrastruktur publik di sekitarnya. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti