Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Korban Terus Bertambah hingga Meninggal Dunia, Asep Wahyuwijaya Tegaskan Harus Segera Ada Penanganan Kasus DBD di Desa Cinangka Bogor!

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 31 Mei 2024 | 18:08 WIB
Asep Wahyuwijaya.
Asep Wahyuwijaya.

RADAR BOGOR - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Perumahan Griya Salak Endah (GSE) dan Griya Salak Asri (GSA) Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor terus bertambah.

Di RT 01, RW 10 Perumahan GSE sudah ada 8 orang yang terkena DBD bahkan satu orang anak sudah meninggal dunia, Kamis (30/5/2024).

Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya menegaskan, Pemkab Bogor khususnya Dinas Kesehatan harus bergerak cepat mengatasi masalah tersebut.

"Jangan hanya menunggu laporan korban terus bertambah, ini masalah nyawa jangan dianggap biasa dan sepele," tegas Anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029, Jumat (31/5/2024).

Asep Wahyuwijaya menambahkan, salah satu PR terbesar di Kabupaten Bogor adalah reformasi birokrasi.

"Mindset birokrasinya masih sangat jadul, akibatnya pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan menjadi sangat lambat dan buruk," kata dia.

Ia menegaskan, apabila Dinkes Kabupaten Bogor tak sanggup melakukan fogging maka pihaknya turun tangan untuk membantu masyarakat.

Ketua Paguyuban RT dan RW Desa Cinangka, Wildan Hidayat mengakui, sejak bulan April sampai dengan akhir Mei sebanyak 8 orang terjangkit DBD dan paling banyak adalah anak-anak sehingga sangat membahayakan.

"Seorang anak di blok A Perumahan GSE meninggal dunia di rumah sakit karena DBD," ujar Wildan ketika di rumah duka.

Sementara, di RT 04 RW 09 Perumahan GSA ada warga yang terkena DBD dan baru pulang dari RSUD Leuwiliang. (*)

 

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #dbd #Asep Wahyuwijaya