RADAR BOGOR - Kondisi Jalan Abdul Fatah penghubung Desa Cinangka dengan Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor belum diperbaiki sehingga terus mengancam keselamatan masyarakat.
Pasalnya, Jalan Abdul Fatah yang merupakan akses utama Kecamatan Ciampea dengan Tenjolaya kondisinya sudah rusak berat.
Ketua Paguyuban RT RW Desa Cinangka, Wildan Hidayat menegaskan, warga terpaksa akan melakukan aksi demonstrasi karena kesal tak adanya perbaikan jalan.
Wildan mengakui, kondisi jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut sudah rusak parah mulai dari kawasan Cinangneng Desa Bojongjengkol, Cikalancing Desa Cinangka sampai ke perbatasan Tenjolaya.
Menurut dia, telah banyak warga yang jadi korban kecelakaan sebab lubang sangat besar dan dalam.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat hujan jalan tertutup air yang mengakibatkan pengendara motor terjatuh.
Sedangkan, kata Wildan, ketika musim kemarau jalan diselimuti debu.
"Kami berharap, ada perbaikan yang maksimal. Sebab, setiap ditambal hanya alakadarnya dan bertahan sekitar seminggu saja," tutur Wildan kepada Radar Bogor.
Dirinya mengungkapkan, warga yang kesal mengancam akan melakukan Golput saat Pilkada 2024 jika Jalan Abdul fatah tak ada perubahan.
Menanggapi masalah tersebut, Pengamat UPT Jalan dan Jembatan wilayah Ciampea Iyan mengungkapkan, untuk perawatan dan pemeliharaan rencananya menunggu giliran dari wilayah lain.
Baca Juga: Hilang Sepekan, Warga Kecamatan Bogor Selatan Ditemukan di Semak-Semak Kawasan BNR
Menurut dia, rencananya menunggu pemenang tender dengan anggaran yang disederhanakan. "Anggaran dari awalnya Rp9 miliar jadi Rp2,5 miliar," katanya kepada wartawan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim