Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cari Kerja Susah, Anak di Bawah Umur di Kabupaten Bogor Nekat Palsukan KTP Demi Bisa Bekerja

Arif Al Fajar • Rabu, 28 Agustus 2024 | 08:51 WIB
Ilustrasi angka pengangguran di Kota Bogor.
Ilustrasi angka pengangguran di Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Pengangguran di Kabupaten Bogor masih tinggi. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor mengungkapkan, sebanyak 230 ribu warga masih menganggur.

Sulitnya mendapat pekerjaan di Kabupaten Bogor, membuat para pencari kerja melakukan berbagai cara supaya tidak menganggur.

Paling ramai yakni memalsukan identitas demi bisa bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Bogor.

Terbaru, kasus pemalsuan identitas demi mendapatkan pekerjaan di PT MTLB.

Hal itu dilakukan oleh AS (17) yang terungkap pasca terlibat dalam dugaan aksi penggelapan barang perusahaan.

"Kami melaporkan tujuh orang yang diduga lakukan penggelapan barang di perusahaan. Salah satunya, masih di bawah umur. Dari sana diketahui, yang bersangkutan memalsukan identitas demi bekerja di perusahan," kata Kuasa Hukum PT MTLB, Anthony Lesnussa kepada Radar Bogor, Selasa (27/8/2024).

Lebih lanjut ia mengatakan, AS memalsukan identitas lantaran ingin bekerja di perusahan tersebut.

Ia memalsukan KTP untuk bisa lolos masuk ke perusahaan.

"Jadi dia ini sangat membutuhkan pekerjaan sehingga melakukan hal tersebut," tuturnya.

Perihal bisa lolosnya pelamar kerja dengan identitas palsu tersebut, kata dia, penerimaan karyawan di PT MTLB didasarkan pada rekomendasi dari tokoh masyarakat di Desa Wanaherang, Kabupaten Bogor.

Hal itu dilakukan dalam upaya memprioritaskan putra daerah setempat untuk bekerja di lingkungan perusahaan.

"Jadi kami merekrut warga setempat," pungkasnya. (all)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#pengangguran #pemalsuan identitas