Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Minum Es hingga Cuaca Dingin Bisa Akibatkan Batuk Pilek, Mitos atau Fakta? Cek Penjelasan Lengkapnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 3 Oktober 2024 | 14:16 WIB
Kepala UPD PMI Kabupaten Bogor, dr Suparno, MKM
Kepala UPD PMI Kabupaten Bogor, dr Suparno, MKM

RADAR BOGOR - Ada sejumlah mitos dan fakta tentang batuk pilek yang ada di masyarakat.

Apakah minum es bisa mengakibatkan batuk pilek?

Kepala UPD PMI Kabupaten Bogor, dr Suparno, MKM mengungkapkan, minuman dingin dapat mengakibatkan iritasi pada bagian kerongkongan ataupun faring, apalagi pada orang yang tidak biasa minum dingin dan memiliki riwayat alergi ataupun asma.

Sehingga, minum es bukan faktor tunggal dan mengakibatkan langsung.

Apabila imunitas penderitanya sedang tidak baik, maka minum es dapat memperberat gejala peradangan dan iritasinya.

Menurutnya, flu karena banyak penyebab dan yang paling umum adalah infeksi virus dan juga bakteri.

Sobat Radar Bogor wajib memerhatikan kebersihan es maupun air yang digunakan.

Sebab, tak menutup kemungkinan kontaminasi kuman di dalamnya.

Batuk pilek tidak selalu disebabkan oleh virus.

Faktanya, faktor di luar infeksi seperti asap, polusi udara, bulu binatang, dan debu, serta makanan dan minuman yang dapat menyebabkan iritasi saluran nafas, dapat memperburuk batuk pilek.

Pilek hanya terjadi saat cuaca dingin?

Memang cuaca dingin sering menyebabkan batuk pilek.

Salah satu faktor pemicu penurunan imunitas tubuh pada cuaca dingin adalah kurangnya paparan sinar matahari.

Namun, penyebab utama batuk pilek adalah infeksi yang terjadi saat cuaca dingin, bukan cuaca dingin.

Dengan lembabnya suhu udara, virus akan berkembang lebih cepat dan menyebar dengan mudah.

Batuk pilek bisa menular bahkan setelah gejala menghilang?

Fakta batuk pilek sangat mudah menular melalui udara ataupun kontak erat dengan penderitanya ketika tiga sampai empat hari pertama setelah pengedapnya terinfeksi.

Gejalanya juga dapat berlangsung beberapa hari hingga hingga dua minggu.

Sebagian besar batuk pilek tidak lagi menular setelah minggu pertama, namun hal tersebut tidak selalu tepat.

Imunitas berperan penting selama sobat Radar Bogor masih batuk atau menunjukkan gejala apapun.

Sobat Radar Bogor mungkin masih bisa menulari orang lain.

Berolahraga saat flu berat bisa membantu pemulihan?

Olahraga dapat membantu menjaga kesehatan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit, tapi apabila sedang sakit sebaiknya tunda dulu berolahraga.

Beri waktu untuk tubuh sobat Radar Bogor beristirahat supaya cepat pulih lagi supaya sistem imun bisa bertugas dengan maksimal.

Saat tubuh sobat Radar Bogor tidak melakukan aktivitas berat, olahraga ringan masih boleh saat mengalami flu ringan tapi ketika flu berat serta demam hanya akan memperlambat proses penyembuhan.

Malahan, dapat membahayakan.

Harus diketahui, virus flu bisa cepat menular kepada orang lain bahkan saat berolahraga.

Ketika beristirahat, selama flu jangan lupa untuk Tidur yang cukup 7 sampai 8 jam per hari mengkonsumsi makanan bergizi dan makanan hangat misalnya sup ayam serta minum air yang cukup untuk menjaga kelembaban dan juga mengurangi rasa nyeri tenggorokan serta Jangan lupa untuk konsumsi obat dan juga vitamin. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #batuk #pilek