Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ormas Islam Dituntut Harus Mampu Beradaptasi Dengan Perubahan, Ayo Simak Penjelasan Lengkap Anggota DPR RI asal Kabupaten Bogor Asep Wahyuwijaya

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 13 Oktober 2024 | 17:37 WIB
Anggota DPR RI, Asep Wahyuwijaya.
Anggota DPR RI, Asep Wahyuwijaya.

RADAR BOGOR - Secara historis, kelahiran dan perjalanan ormas Islam di Indonesia setidaknya selalu menjadi pelopor dalam 3 agenda besar.

Pertama, berjihad melawan penjajahan.

kedua, berkontribusi kongkrit dalam memerangi kebodohan dan mencerdaskan ummat.

Ketiga, berperan aktif dalam memerangi kemiskinan dan memberdayakan ekonomi demi mensejahtrakan ummat.

Hal itu diungkapkan Anggota DPR RI dari Partai NasDem Dapil Kabupaten Bogor, Asep Wahyuwijaya ketika memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Daerah PUI Kabupaten Bogor di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, 12 Oktober 2024.

Kang AW (sapaan akrab Asep Wahyuwijaya), Persatuan Ummat Islam (PUI) dan ormas-ormas Islam di Kabupaten Bogor dituntut untuk mampu memiliki cara pandang yang luas, komprehensif serta mampu melibatkan diri secara aktif dalam menjawab persoalan-persoalan keummatan.

Menurut dia, sikap PUI dan ormas Islam itu harus inklusif dengan siapapun, jangan mengeksklusifkan diri.

Secara faktual, kata dia, PUI dan ormas-ormas Islam harus mampu bersinergi sekaligus berkolaborasi membangun spirit kohesifitas di antara sesama ormas Islam untuk melakukan tugas-tugas besar tersebut.

Apalagi, pria yang juga Ketua MN KAHMI dan pengurus MPP ICMI tersebut menuturkan, di era globalisasi yang secara geografis menjadi tak ada sekat dan saling menggantungkan dan mempengaruhi, mengambil sikap eksklusif itu sama sekali tidak menguntungkan dan bahkan boleh dibilang melawan sunatullah.

Tantangan ummat dan ormas Islam ke depan sangat berat. Fenomena modernisasi, globalisasi dan digitalisasi yang hari ini terjadi sangat terasa pengaruh dan dampaknya.

Baca Juga: Dikejar ke Sukabumi Hingga Cianjur, Dua Pelaku Curanmor di Villa Mertua Raffi Ahmad di Cisarua Bogor Akhirnya Diringkus

"Situasi ini bagaimana pun juga harus mampu dijawab secara kongkrit oleh PUI dan ormas-ormas Islam lainnya dengan cara misalnya melakukan penyesuaian model dan bentuk dakwah dan perjuangannya," ujar salah satu Ketua DPP Partai NasDem ini.

Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, jika kemungkaran seperti game online terlarang yang bermarkas di Kamboja saja sudah mampu bertransformasi dengan amat marak dan merasuki sejumlah ummat di tanah air, maka untuk menghadangnya, cara dakwah dan pendidikan ormas Islam pun tentu tidak bisa lagi konservatif tetapi harus mampu menyesuaikan juga pendekatan, model dan bentuk dakwahnya.

PUI dan ormas Islam harus menjadi organisasi yang profesional, modern dan lincah (agile) dalam melakukan adaptasi menghadapi percepatan perubahan yang terjadi.

Berbeda dengan perjalanan perubahan revolusi industri ke belakang yang memerlukan waktu sampai 100 tahunan, saat ini perubahan bisa terjadi dalam hitungan 10 tahunan (dekade), tahunan bahkan lebih cepat lagi.

"Sebagai dampak dari kemajuan teknologi, perubahan bisa terjadi dengan amat cepat atau revolutif," papar politisi kelahiran Bogor ini.

"Pertanyaannya sekarang, sudah sejauh mana PUI, Muhammadiyah, NU, Mathlaul Anwar, Persis dan ormas Islam lainnya melakukan transformasi secara struktural dan substansial untuk mengantisipasi semua fenomena itu," sambung kang AW.

Secara pribadi, kang AW berharap besar kepada PUI dan seluruh ormas Islam yang ada di Kabupaten Bogor dapat bekerja secara maksimal dengan seluruh pemangku kepentingan yang diperlukan untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendiri dalam mendidik dan membina.

Selain itu, memberdayakan ekonomi ummat dengan pikiran yang tidak mengkotak-kotakan namun dalam spirit kolaboratif sehingga mampu melahirkan kualitas ummat yang mumpuni, terdidik, cerdas dan sejahtera.

Pelantikan pengurus daerah PUI Kabupaten Bogor yang saat ini dipimpin oleh Herdi Hendrawan itu dihadiri oleh unsur DPW PUI Provinsi Jawa Barat dan DPP PUI.

Turut dihadiri juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim dan unsur forkopimda lainnya, Kemenag Kabupaten Bogor, MUI Kabupaten Bogor dan ormas-ormas Islam di Kabupaten Bogor. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Asep Wahyuwijaya #pui kabupaten bogor #Ormas Islam