RADAR BOGOR - Bagi para pecinta petualangan dan sejarah, kawasan Klapanunggal di Bogor menyimpan pesona tersendiri.
Selain keindahan alamnya, daerah ini juga menyimpan jejak sejarah yang menarik, salah satunya adalah bekas studio film Gentabuana yang pernah menjadi pusat produksi film-film kolosal Indonesia.
Untuk mencapai Klapanunggal, kamu bisa memulai perjalanan dari Pasar Cilengsi. Jalur menuju ke sana cukup mudah diikuti, meskipun ada beberapa bagian jalan yang masih berbatu dan berlubang.
Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan perkebunan, persawahan, dan juga pegunungan yang hijau.
Salah satu tujuan utama perjalanan kali ini adalah mengunjungi bekas studio Gentabuana. Studio ini pernah menjadi tempat syuting berbagai film kolosal Indonesia, seperti Angling Dharma.
Meskipun saat ini sudah tidak beroperasi lagi, namun sisa-sisa kemegahan studio ini masih bisa dilihat.
Sobat Radar Bogor bisa menjelajahi bangunan-bangunan tua, gerbang besar, dan bahkan menemukan beberapa properti film yang masih tertinggal.
Setelah puas menjelajahi bekas studio Gentabuana, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke pemandian mata air Sodong.
Mata air ini terkenal dengan airnya yang jernih dan segar. Kamu bisa bersantai di sekitar mata air, berenang, atau sekadar menikmati pemandangan alam yang indah.
Baca Juga: Paling Enak Kalo Lagi Stress ke Curug Pasir Reungit Gunung Bunder Bogor, Cuma 1 Jam dari Jakarta
Pastikan kendaraan kamu dalam kondisi prima saat perjalanan, terutama jika menggunakan sepeda motor.
Jalan menuju ke lokasi wisata ini masih ada beberapa bagian yang rusak.
Siapkan perbekalan yang cukup, seperti makanan dan minuman, karena di sekitar lokasi wisata mungkin tidak banyak warung makan.
Abadikan momen-momen indah kamu selama perjalanan dengan kamera. Buanglah sampah pada tempatnya dan jangan merusak lingkungan sekitar.
Perjalanan menuju Klapanunggal merupakan pengalaman yang menyenangkan.
Selain bisa menikmati keindahan alam, kamu juga bisa mempelajari sejarah dan budaya Indonesia melalui bekas studio Gentabuana. Jangan lupa untuk mengajak teman atau keluarga untuk ikut berpetualang.***