RADAR BOGOR - Dugaan kecurangan Pilkada terjadi di salah satu TPS di Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor.
Sejumlah warga Cisarua, Kabupaten Bogor mengaku surat suara yang mencoblos salah satu Calon Bupati Bogor hilang saat perhitungan suara.
Dugaan surat suara yang hilang di Cisarua, Kabupaten Bogor ditengarai hasil perhitungan suara di TPS tersebut yang diraih penuh paslon nomor urut 1 Rudy Susmanto - Ade Ruhandi atau Jaro Ade dengan total 399 suara.
Sementara paslon nomor urut 2 Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman mendapat 0 suara.
Padahal ada sejumlah warga yang mengaku mencoblos paslon nomor urut 2 di TPS tersebut.
Dugaan itu dibenarkan salah satu anggota tim pemenangan Bayu - Musa, Andriyana.
"Di salah satu TPS di Kecamatan Cisarua itu ada kader PDI Perjuangan dan keluarga kami. Mereka memilih pak Bayu - Musa. Namun saat perhitungan, suara mereka tidak ada sama sekali, suara Bayu-Musa nol di TPS tersebut, suaranya jadi 100 persen ke paslon nomor 01," ungkap Andriayana di Cisarua, Rabu (27/11) malam.
Dari temuan tersebut, pihaknya pun segera berkoordinasi dengan aparat Kecamatan Cisarua dan juga pengawas Pilkada Kecamatan Cisarua.
Menurut Andriyana, Pilkada 2024 khususnya pada pemilihan Bupati Bogor ini patut diduga penuh dengan permainan kotor yang masif dan terstruktur.
"Ini sangat jelas adanya dugaan permainan. Kalaupun human error, masa sampai suara Bayu - Musa nol di beberapa TPS. Sedangkan di sana ada kader kami. Atau kalau pun tidak ada kader kami, masa tidak ada sama sekali yang memilih Bayu-Musa," tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan tim pemenangan Bayu - Musa lainnya, Jonny Sirait.
Di beberapa TPS, kata dia, suara Bayu - Musa telah hilang bahkan nol sama sekali.
Padahal di TPS tersebut ada kader PDI Perjuangan yang menyatakan telah mencoblos Bayu - Musa.
"Pak Bayu itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, dan kader PDI Perjuangan ada di setiap kecamatan, desa. Selain itu kepengurusan kami sampai ke tingkat RW. Mereka justru heran kenapa suaranya hilang," katanya.
"Indikasi ini juga kita curigai terjadi di semua TPS, di mana suara Bayu - Musa hilang," tukas Jonny.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga