RADAR BOGOR - Jalan penghubung dua Desa atau jalur Puncak 2 di Kampung Bojong, Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor terputus pasca tanah tergerus saat hujan deras.
Kejadian itu terjadi pada Rabu (27/11/24) pukul 17.00 Wib tepat pada saat hari pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Setelah mendapatkan informasi adanya jalan terputus, sehari setelah kejadian Pemkab Bogor bersama jajaran meninjau lokasi tersebut.
Dari hasil peninjauan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas PUPR bersama pihak swasta akan membangun Jembatan Belly sebagai solusi agar masyarakat bisa melintas.
Hal itu dikatakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani.
Menurutnya, jalan tersebut menghubungkan antara dua Desa bahkan menjadi alternatif jalur puncak 2 menuju Puncak Bogor.
"Jadi memang jembatan tersebut kan bisa menghubungkan Babakan Madang sama Hambalang, walaupun jalur itu saat ini bukan jalur utama masyarakat, meski kedepannya proyeksinya bisa dijadikan jalur tengah timu atau Puncak 2," ungkap Adam.
Adam menyebut, untuk solusi jangka pendek Pemkab Bogor bersama pihak swasta akan membangun jembatan Belly agar masyarakat masih bisa melintasi jalan tersebut.
"Jadi mungkin solusinya dalam waktu dekat besok nanti akan dibangunkan jembatan Belly dari PUPR ataupun partisipasi bantuan dari pihak swasta yang akan membantu jembatan Belly juga," jelasnya.
Jembatan Belly itu, kata Adam, dapat menampung hingga puluhan ton, sehingga kendaraan baik roda empat dan roda masih dapat bisa melintas, terlebih nantinya tidak menggangu aktifitas masyarakat.
"Jembatan Belly itu memang jembatan sementara, tapi itu bisa dipergunakan sampai 30 Ton juga, rencana itu panjangnya 30 meter sedangkan lebar 4,2 meter udah pasti. Artinya masih bisa dilewati oleh kendaraan. Tidak lumpuh," paparnya.
Pembangunan jembatan Belly tersebut, Adam mengatakan akan secepatnya dibangun oleh pihak terkait atau Dinas PUPR Kabupaten Bogor.
"Pembangunan katanya besok dari Dinas PUPR Insya Allah secepatnya, begitupun pihak swasta juga akan membantunya," pungkasnya. (cr2)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim