Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keranda Jenazah Terbakar di Cibinong Bogor, Begini Penampakanya

Arif Al Fajar • Jumat, 6 Desember 2024 | 18:55 WIB
Aksi demonstran di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor yang membakar keranda jenazah.
Aksi demonstran di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor yang membakar keranda jenazah.

RADAR BOGOR - Keranda jenazah dibakar di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (6/12/2024) sore.

Keranda jenazah berwarna hitam itu bukan berisi mayat. Melainkan keranda properti yang dibawa pendemo yang mengatasnamakan Masyarakat Kabupaten Bogor menggugat.

Masa yang didominasi mengunakan pakaian hitam itu membakar keranda jenazah di depan kantor KPU Kabupaten Bogor.

Keranda itu digotong masa aksi. Mengitari Jalan Tegar Beriman menuju Kantor Bawaslu Kabupaten Bogor. Kemudian kembali digotong menuju kantor KPU Kabupaten Bogor.

Tepat di gerbang masuk Gedung KPU Kabupaten Bogor, keranda berwarna hitam dengan tempelan foto ketua KPU Kabupaten Bogor dibakar.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Damai, Sasha Sambiyah mengatakan, hal ini merupakan aksi teatrikal dan bentuk perlawanan dari masyarakat. Ia menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bogor cacat. 

"Karena diwarnai beragam kecurangan yang melibatkan langsung penyelenggara Pemilu tingkat Kabupaten Bogor,” katanya kepada Radar Bogor. 

Diberitakan sebelumnya, aksi demo besar-besaran di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bogor Jumat (6/12/2024) siang.

Informasi yang dihimpun Radar Bogor, aksi demo itu akan diikuti ratusan masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Masyarakat Kabupaten Bogor Menggugat. Mereka akan mengelar aksi masa turun kejalan dan menggeruduk Kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Bogor.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi demo tersebut, Sasha Sambiyah membenarkan jika Masyarakat Kabupaten Bogor Menggugat mengelar aksi damai turun kejalan. 

“Dasarnya, kami menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bogor cacat. Karena diwarnai beragam kecurangan yang melibatkan langsung penyelenggara Pemilu tingkat Kabupaten Bogor,” katanya kepada Radar Bogor.

Ia menganggap, proses pilkada untuk mencari pemimpin kepala daerah yang seharusnya berjalan. Jujur, Adil dan demokratis, namun dirusak penyelenggara, sehingga demokrasi di Kabupaten Bogor mati.

“Bukan itu saja, Pilkada Kabupaten Bogor diduga tidak hanya oleh oknum penyelenggara di TPS. Tapi juga oleh banyak oknum kepala desa yang secara terstruktur, sistematis dan masif yang terlibat,” paparnya.

Sasha.menambahkan, Bawaslu dan KPUD yang sejatinya menjadi garda penjaga proses Pemilu yang demokratis, ternyata hanya menjadi alat stempel kecurangan.

“Bawaslu dan KPUD Kabupaten Bogor hanya diam dan tidak melakukan penegakan hukum atas laporan-laporan pelanggaran Pemilu yang terjadi nyata dan bahkan sudah diakui pelakunya,” jelasnya.

Oleh karena itu, Masyarakat Kabupaten Bogor Menggugat melalui aksi damai tersebut menuntut agar pelaku pelanggaran diproses dengan sebenar-benarnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #cibinong #keranda jenazah