RADAR BOGOR - Jalan Raya Kemang - Parung langganan banjir. Setiap hujan deras turun, jalan langsung banjir. Ketinggiannya mulai dari mata kaki hingga betis orang dewasa.
Kondisi itu dialami oleh para pengguna jalan nasional itu. Para pengendara dipaksa menerobos banjir di Jalan Raya Kemang - Parung itu. Tak sedikit motor yang mogok lantaran menerobos banjir.
"Hujan deras, setengah jam saja sudah banjir," kata Widiya salah satu warga sekitar Jalan Raya Kemang - Parung kepada Radar Bogor Selasa (17/12/2024).
Kata dia, kondisi ini dikarenakan drainase sepanjang Jalan Raya Kemang-Parung yang dangkal bahkan mampet.
Bahkan kata dia, kondisi drainase yang berada di atas jalan tak mampu menampung air hujan hingga akhirnya meluber ke jalan.
"Drainase dangkal, sama jalan aja tinggian dasar drainase. Jadi kalau hujan luber ke jalan," tuturnya.
Hal senada dikatakan oleh Maulana warga Kemang lainnya. Ia mengaku banjir di Jalan Raya Kemang - Parung sudah terjadi bertahun-tahun.
Hingga saat ini tak pernah ada upaya untuk mengatasi banjir tersebut. "Padahal ini jalan nasional, tapi gak pernah ada penanganan soal banjir di sini," tuturnya.
Sementara itu pantauan Radar Bogor, konfirmasi drainase sepanjang Jalan Raya Kemang -Parung nampak dangkal.
Tidak hanya itu, di beberapa titik drainase tertutup tanah dan bangunan liar. Letak dasar drainase pun lebih tinggi dengan jalan. (all)
Editor : Yosep Awaludin