RADAR BOGOR - Keberadaan matel atau penagih hutang yang merampas motor penunggak kredit motor secara paksa di wilayah Kemang bikin resah.
Banyaknya laporan masyarakat perihal aksi matel merampas motor di Kemang itu, membuat polisi turun tangan.
Kapolsek Kemang Kompol M Taufik mengatakan, banyaknya laporan dari masyarakat terkait matel yang bikin resah, membuat pihaknya mendatangi basecamp atau tempat matel biasa beroperasi di wilayah Kemang.
"Kami datangi dan memberikan teguran untuk tidak mengambil paksa motor debitur di jalan secara paksa," katanya kepada Radar Bogor Selasa (18/12/2024).
Ia meminta kepada masyarakat, jika dibehentikan secara paksa oleh matel di tengah jalan, untuk langsung menghubungi polisi atau menuju kantor polisi terdekat. "Bisa arahkan datang ke kantor polisi terdekat atau pos polisi," tuturnya.
Penggelapan Motor
Penertiban matel di wilayah Kemang tidak terlepas dari maraknya kasus penggelapan motor debitur yang dirampas paksa di jalan.
Hal itu dikatakan Ipda Muryani, Panit Binmas Polsek Kemang. Kepada Radar Bogor ia memaparkan, banyak masyarakat yang melapor motornya diambil paksa oleh matel.
Kemudian saat hendak diambil ke bank, motornya tidak ada di bank. "Ada laporan masuk ke kami seperti itu," paparnya.
Ia mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi yang sering dijadikan tempat para matel ini mangkal. Di antaranya di sekitaran SPBU Pondok Udik. "Kami datangi dan berikan teguran untuk tidak merampas kendaran di jalan," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin