RADAR BOGOR - Saat ini, hanya 5 orang perempuan atau sekitar 9 persen yang menduduki kursi DPRD Kabupaten Bogor dari total 55 anggota.
Untuk itu, peran DPC Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bogor diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan perempuan dalam mewakili masyarakat di lembaga legislatif.
Ketua DPC KPPI Kabupaten Bogor, Dian Siregar, mengatakan bahwa pihaknya akan fokus memberikan edukasi kepada perempuan di Kabupaten Bogor agar melek politik.
"Tentu dengan harapan bisa mencetak lebih banyak anggota DPRD Kabupaten Bogor perempuan. Di tahun 2024 ini, hanya terdapat 5 anggota perempuan, yang berarti hanya sekitar 9 persen," ungkapnya usai dilantik bersama 38 pengurus DPC KPPI Kabupaten Bogor di Cibinong, Jumat (20/12/2024).
Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi dan misi KPPI untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam menjaga jalannya roda pemerintahan.
Berkaca pada Pemilu 2024, pihaknya ingin jumlah perempuan yang menduduki kursi DPRD Kabupaten Bogor dapat bertambah sebesar 30 persen.
"Selanjutnya, kami juga akan membentuk cabang-cabang KPPI di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk menjaring caleg-caleg perempuan yang berpotensi," jelas Dian.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pelantikan Pengurus DPC KPPI Kabupaten Bogor, Siti Mahnin, menjelaskan bahwa para pengurus KPPI ini berasal dari 18 partai politik yang ada saat ini.
Mereka dilantik langsung oleh Ketua DPD KPPI Jawa Barat dan dihadiri oleh dewan pembina, para ketua parpol, sayap-sayap parpol, dan lainnya.
"Kami segera membentuk pengurus di tingkat kecamatan untuk mempersiapkan keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Bogor pada periode mendatang," pungkasnya.
Editor : Halimatu Sadiah