Jangan Lupa Nanti Malam Ada Car Free Night di Puncak Bogor, Simak Lagi Jadwal dan Rute Pengalihan Arus Malam Tahun Baru 2025
Muhammad Fathan Alfaroji• Selasa, 31 Desember 2024 | 08:16 WIB
Sejumlah kendaraan masuk ke kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/12/2024).
RADAR BOGOR - Jangan lupa malam ini mulai sore nanti Selasa (31/12/2024) jalur Puncak Bogor akan diberlakukan car free night saat malam pergantian tahun baru.
Untuk kamu yang ingin merayakan malam tahun baru di anjurkan berangkat lebih awal atau mencari alternatif jalan dan alternatif tempat lain untuk merayakan malam pergantian tahun baru bersama orang tersayang.
Kasatlantas Polres Bogor AKBP Rizky Guntama Ganda Permana mengatakan dari arah Jakarta Tol Gadog menuju Puncak akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB.
Sedangkan dari arah Jalan Ciawi menuju Puncak akan ditutup mulai pukul 21.00 WIB.
Selanjutnya, pada pukul 22.00 WIB dilakukan penyekatan di seluruh jalur alternatif, ada enam titik jalur alternatif yang akan disekat antara lain Simpang Pasir Angin, Simpang Megamendung, Simpang Lokawiratama, Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari, Rest Area Gunung Mas.
Penerapan ini dilakukan untuk menghalau kendaraan mobil dan motor yang mengarah puncak melalui jalur alternatif.
Semua akses akan dibuka kembali pada hari Rabu 1 Januari 2025 pada pukul 06.00 WIB.
Untuk pengalihan rute menuju Cianjur atau Bandung via Puncak ada 2 pilihan yaitu, via Jonggol dan via Sukabumi.
Untuk via Jonggol (Cibubur - Cianjur) rutenya yaitu, Cibubur - Cileungsi - Jonggol Cariu - Cikalong - Cianjur.
Untuk via Sukabumi (Ciawi - Cianjur) rutenya yaitu, Ciawi - Cicurug - Cibadak - Kota Sukabumi - Cianjur.
Bagi kamu yang akan menuju Cianjur dan Bandung agar memperhatikan waktu keberangkatan, disarankan untuk berangkat lebih awal untuk menghindari penumpukan kepadatan kendaraan.
Selain menerapkan car free night Polres Bogor juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem Ganjil Genap dan Oneway selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 di jalur Wisata Puncak.
Penerapan ini dilakukan untuk menghindari kepadatan di jalur Puncak Bogor yang pasti akan mengakibatkan tersendatnya lalu lintas di jalur Wisata Puncak Bogor.