RADAR BOGOR - Program makan bergizi gratis yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dimulai tahun 2025 ini lalu bagaimana dengan kesiapan Kabupaten Bogor?
Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki kewenangan mempersiapkan para siswa pada program makan bergizi gratis.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari mengungkapkan saat ini sedang mempersiapkan program makan bergizi gratis yang akan segera direalisasikan.
Namun, kata dia, persiapan yang dilakukan itu hanya mengenai terkait jumlah siswa siswi yang akan menerima makan bergizi gratis tersebut.
"Jadi Disdik hanya menyiapkan siswa yang sekolahnya sudah ditentukan oleh Badan Gizi Nasional," ujar Nina, Kamis, (2/1/2025).
Nina menyampaikan, jumlah siswa siswi yang akan menerima makan gratis bergizi di Kabupaten Bogor ini ada sebanyak 500 ribu siswa. Namun, hal itu akan dibagikan secara bertahap.
"Iya (500 ribu siswa), kayanya bertahap mungkin di bulan pertama berapa, nanti bulan kedua bulan ketiga mungkin seperti itu sambil berjalan," jelasnya.
Selain itu, kata dia, persiapan lainnya itu ditangani oleh Badan Gizi Nasional, seperti pengadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Saat ini ada 3 dapur yaitu di Sukahati, Bojong Koneng dan Pancawati," tutur Nina.
Meski begitu, Nina mengakui bahwa, Kabupaten Bogor jika hanya memiliki tiga dapur SPPG untuk makan bergizi gratis terbilang kurang. Sebab jumlah siswa yang ada hampir belasan ribu.
"Soalnya buat dapur-dapur nya yang standar yang ahli kesehatan dan lain-lain. Minggu kemarin baru 3 dapur sementara satu dapur melayani 3 ribu anak, jadi baru 9 ribu anak tapi kabarnya dalam minggu ini bertambah. Kami sedang berkomunikasi untuk per tanggal 6 itu ada berapa sekolah yang akan langsung pelaksanaan," paparnya.
Sehingga, kata Nina, dengan jumlah banyaknya siswa yang ada di Kabupaten Bogor perlu adanya penambahan dapur SPPG tersebut.
"Kalo buat Kabupaten Bogor banyak banget. Kalau 1 dapur 3.000 sementara murid kami 500 ribu," pungkasnya. (rp2).
Editor : Eka Rahmawati