RADAR BOGOR - SDN Pingku 03, Desa Pingku, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor nampak riuh Rabu (8/1/2025) siang. Sebagian siswa terlihat bersiap untuk pulang.
Tak ada yang berubah dengan suasana belajar di SDN Pingku 03 itu. Berjalan seperti biasa. Meskipun sebelumnya sekolah tersebut viral terkait dugaan penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP).
Pantauan Radar Bogor Rabu (8/1/2025) para pelajar belajar seperti biasa. Tidak ada orang tua yang datang menagih uang PIP ke SDN Pingku 03 hari itu. Semua tentang PIP sudah diselesaikan setelah viral kemarin.
"Saat ini seperti biasa, semua sudah diselesaikan," kata Kepala SDN Pingku 03 Muhadi kepada Radar Bogor Rabu (8/1/2024).
Ia menuturkan, seluruh uang PIP sudah diserahkan kepada orang tua siswa. Baik yang masih bersekolah di SDN Pingku 03, maupun yang sudah lulus. "Sudah semua," paparnya.
Ia mengaku ada 260 penerima PIP. Beberapa di antaranya sudah lulus. Adapun uang PIP yang sudah diserahkan kepada orang tua, kata dia mencapai ratusan juta rupiah. "Sudah semua, Rp 170 juta," akunya.
Diberitakan Radar Bogor sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan kasus dugaan penggelapan Dana Program Indonesia Pintar (PIP), yang terjadi di SDN Pingku 03, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Kasus dugaan penggelapan PIP itu muncul, setelah postingan orangtua siswa SDN Pingku 03 Parung Panjang Bogor, yang sudah lulus sekolah dan hendak membuka rekening tabungan untuk anaknya. Namun, saat hendak membuka rekening tabungan, tidak bisa dilakukan.
Saat ditelusuri, anaknya tersebut sudah memiliki tabungan dan terdaftar sebagai penerima PIP. Sang orang tua yang tak tau menahu anaknya menjadi penerima PIP itu langsung menanyakan ke SDN Pingku 03 Parung Panjang Bogor, perihal hal tersebut.
Usai viral, pihak sekolah melakukan mediasi dengan orang tua siswa penerima PIP. Dari hasil mediasi, kepala sekolah menyerahkan uang PIP kepada para orang tua siswa pada senin (23/12/2024) lalu.
Saanah, salah satu orang tua siswa penerima PIP, yang ditemui Radar Bogor saat itu, mengatakan dirinya datang ke sekolah meminta haknya tersebut. Kata dia, pihak sekolah sudah menyerahkan uang PIP milik anaknya itu kepadanya.
"Sudah dibagikan. Sudah diterima Rp 450 ribu. Semoga lancar ke depannya, dapat lagi," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin