RADAR BOGOR - Dugaan pungutan liar di SMAN 2 Cileungsi Kabupaten Bogor untuk makan siang gratis guru, terus menuai sorotan.
Pungutan yang diklaim sebagai sumbangan tersebut, bernilai Rp2,6 juta per orang tua murid SMAN 2 Cileungsi.
Pungutan itu sudan direncanakan sejak Desember 2024 oleh pihak SMAN 2 Cileungsi maupun komite, dan mengaku telah berkordinasi dengan orang tua murid.
"Pungutannya untuk makan siang gratis guru yang dibebani kepada kami orang tua siswa. Langsung ditentukan komite itu Rp3 juta, tapi ketika ada protes jadi Rp2,6 juta per orang tua siswa," ungkap Marlon Sirait salah satu orang tua murid Jumat (10/01/2025).
Terkait adanya diduga pungutan liar tersebut, dirinya bersama orang tua murid lainnya merasa keberatan.
"Jelas kami keberatan dengan pungutan yang dilakukan ketua komite termasuk pihak sekolah," keluhnya.
Dia menyayangkan pungutan liar untuk makan siang para guru SMAN 2 Cileungsi itu, apalagi mayoritas orang tua siswa termasuk kurang mampu.
"Kenapa kami harus membayar makan siang para guru SMAN 2 Cileungsi ini, sementara kami tidak mampu," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komite SMAN 2 Cileungsi telah memberikan klarifikasi terkait rencana sumbangan kepada seluruh orang tua murid. Dia menyebut bahwa sumbangan itu telah dibatalkan. (rp2)
Editor : Yosep Awaludin