RADAR BOGOR - Cuaca ekstrem melanda kawasan Puncak Bogor dan sekitarnya pada awal tahun 2025. Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di waktu-waktu tertentu.
Kepala Stasiun BMKG Citeko, Fatuhri Syabani menjelaskan, cuaca ekstrem di Kawasan Puncak Bogor ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah adanya bibit siklon tropis 99S di selatan Pulau Jawa.
"Bibit siklon ini berupa sistem tekanan udara rendah dengan nilai hingga 1.006 milibar, yang sebabkan cuaca ekstrem di Kawasan Puncak Bogor," ujarnya, Senin (13/1).
Sistem tekanan rendah ini, lanjut Fatuhri, menyebabkan peningkatan kecepatan angin di sekitar wilayah barat Pulau Jawa. Sebab angin tertarik menuju pusat tekanan rendah.
"Bibit siklon tropis 99S terpantau bergerak ke arah barat daya, menjauhi wilayah Indonesia. Dampak angin kencang diperkirakan akan mereda dalam beberapa hari ke depan," jelas Fatuhri
Di samping itu, lanjutnya, curah hujan masih akan melanda wilayah Bogor, Puncak, dan Cianjur dalam beberapa waktu ke depan.
"Hujan diperkirakan turun pada sore hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang," bebernya.
Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca tersebut. Terutama bagi pengendara di jalan.
"Seperti ketika melihat pohon tua yang rapuh dan berpotensi tumbang, segera hindari," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga