RADAR BOGOR-Selasa (21/1/2025) pagi, Jalan Raya Dramaga sudah macet. Arus kendaraan dari Ciampea menuju Kota Bogor atau sebaliknya terlihat padat.
Muhammad Aji dengan lincah bermanuver, menyalip ke kanan dan kekiri di celah-celah antrean panjang mobil di Jalan Raya Dramaga.
Dengan motor bebek keluaran Honda, ia berusaha sesegera mungkin untuk sampai di pertigaan Jalan Lingkar Dramaga. Pertigaan yang berada di depan Hotel Duta Berlian Jalan Raya Dramaga.
Pertigaan itu menjadi sumber kemacetan setiap hari di Jalan Raya Dramaga. Selepas pertigaan itu, jalan lancar.
"Titik macet abadi, dari pintu masuk IPB University sampai pertigaan lingkar Dramaga," kata Aji pemuda asal Desa Cibatok, Kecamatan Cibungbulang kepada Radar Bogor Selasa (21/1/2025).
Pemuda yang bekerja sebagai mekanik di salah satu bengkel di Kota Bogor itu setiap hari melintasi Jalan Raya Dramaga.
Pulang pergi melintasi jalan tersebut. Ia paham betul waktu macet di Jalan Raya Dramaga itu. "Pagi lebih parah. Jadi berangkat agak siang sedikit sekitar pukul 08.30 WIB," tuturnya.
Ia mengaku satu tahun melintasi Jalan Raya Dramaga membuatnya stres. Terlebih saat pulang kerja.
Badan dan fikiran sudah lelah, ditambah terjebak macet. Namun seiring waktu ia mengaku mulai terbiasa.
"Sudah 7 tahun tinggal di Cibungbulang, awal awal stres, sekarang mungkin sudah kebal," akunya.
Aji juga mengaku heran dengan masalah Kemacetan di Jalan Raya Dramaga yang tak pernah selesai. Padahal titik macet itu hanya di pertigaan menuju jalan lingkar Dramaga.
"Sepanjang Jalan Raya Dramaga, macet paling parah hanya di sana. Sampai sekarang masih gak pernah ada solusi," keluhnya.
Ia memaparkan kemacetan diperparah dengan kondisi jalan yang menyempit ditambah banyak kendaraan yang masuk ke arah lingkar Dramaga dari arah Dramaga menuju Kota Bogor. Padahal kata dia, di tengah jalan sudah diberi pembatas.
"Ada aja pak ogah yang buka pembatas jalan untuk mobil masuk ke lingkar Dramaga. Ini yang bikin macet," paparnya.
Kondisi ini dialami oleh ribuan pengendara sepeda motor dan mobil yang melintasi Jalan Raya Dramaga setiap harinya.
Adapun kemacetan di Jalan Raya Dramaga paling parah terjadi pada pagi hari saat jam kerja dan jam masuk sekolah, kemudian siang hari saat jam pulang sekolah dan petang hingga malam saat jam pulang kerja. (all)
Editor : Yosep Awaludin