RADAR BOGOR - Ketersediaan gas subsidi 3 kg untuk masyarakat di Kabupaten Bogor mulai terasa langka. Agen bahkan harus menunggu lama untuk ketersediaan stok gas melon tersebut.
Penanggung jawab Agen Gas, Luki mengatakan ketersedian gas mulai langka. Bahkan, kekosongan terjadi sudah sejak hampir kurang lebih satu bulan lalu.
"Kadang kita sampai ada beberapa pangkalan yang biasa langganan itu sudah kosong sejak lama sekitar 1 bulan lalu," ungkap Luki, Kamis (30/01/2025).
Bahkan, kata dia, meskipun tersedia stok gas ditempat pangkalan langgannya itu, itupun terbatas untuk didistribusikan ke agennya.
"Kita kan ada 100 tabung dari 100 tabung paling pengirimannya 50 terus habis 50 terus kita nunggu nya lama lagi terus akhirnya kita nyari lagi," jelasnya.
Selain itu, Luki menyebut minggu saat inipun akibat libur panjang kemarin, tabung gas di agennya itu terjadi kekosongan.
"Nah ini kosong semua, kosong dari seminggu ini tapi pas kosong genting kemarin. Kemarin kita ngambil di pangkalan yang beda, bisa ngambil tapi 20, begitu 20 datang langsung habis (dijual), jadi begitu datang langsung diburu," jelasnya.
Padahal, kata dia, penjualan gas tabung 3 Kg tersebut dilakukan secara terbatas, agar masyarakat lain mendapatkan kebutuhan gasnya.
"Jadi kita membatasi gak semua kita langsung kasih banyak misalkan orang bawa 5 tabung kita gak langsung kasih banyak kita kasih 2. Karna kasihan yang lain biar semua kebagian semua," imbuhnya.
Pemilik agen gas lainnya, Yusuf (56)yang menyampaikan ketersediaan gas yang dia miliki masih terbilang aman.
"Pasokan gas aman aja. selama ini pemasokan aman-aman aja," kata dia.
Dia menyebut, pemasokan gas ke agen itu dilakukan dua hari sekali.
"Kalo saya di sini sebagai jembatan aja, dari pangkalan agen distribusikan ke masyarakat. Pemasokan dua hari sekali jadi di kouta jatahnya biasa 40 tabung gas," pungkasnya. (rp2)
Editor : Eka Rahmawati