RADAR BOGOR-Mahasiswa Kelompok Kerja Nyata Tematik Inovasi (KKN-T Inovasi) 21 IPB University selenggarakan program mengajar inovatif di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Ketua KKN-T IPB University, Muhammad Rasyid Rizqillah mengatakan, program tersebut mengambil tema BISA (Bahasa inggris, Pekerti dan Mitigasi Bencana).
Kata dia, tema program dari mahasiswa KKN-T IPB University tersebut diambil dikarenakan Desa Purwabakti ini merupakan salah satu Desa Wisata juga daerah rawan bencana.
"Jadi kami rancang, program Purwabakti BISA ini seusia dengan kebutuhan khusus Desa Purwabakti sebagai Desa Wisata di kawasan pegunungan yang rawan bencana longsor," katanya kepada Radar Bogor Jumat (31/1/2025).
Ia menuturkan progam dari KKN-T IPB University yang dilaksanakan di SDN 03 Ciasmara tersebut, bertujuan untuk membentuk karakter serta pengetahuan mitigasi bencana. Edukasi disampaikan melalui pendekatan kreatif dan interaktif.
Para siswa diajarkan bahasa inggris, budi pekerti dan mitigasi bencana. Mereka diajarkan percakapan dasar seperti, menyambut tamu, memperkenalkan diri dan menjelaskan objek wisata lokal.
"Untuk metode interaktif, kami sampaikan melalui beberapa cara, diantaranya, roleplay tour guide, puzzle wisata," tuturnya.
Sementara itu untuk edukasi budi pekerti, kata dia, para siswa diajak membuat dream badge sesuai dengan cita-cita masing masing siswa.
Sedangkan untuk mitigasi bencana, para siswa diberikan edukasi secara simulasi. Seperti, simulasi evakuasi bencana yang dirancang sesederhana mungkin oleh para mahasiswa.
"Juga kami edukasi melalui permainan prihal langkah penting untuk keselamatan saat terjadi bencana," tuturnya.
Sementara itu, Natalia, siswa kelas 5 SDN 03 Ciasmara mengatakan, progam edukasi dari kelompok KKN-T IPB University menyenangkan. Ia menjadi lebih paham bagaimana cara menyapa turis.
"Senang ikut kegiatan ini, apalagi saya belajar bahasa inggris, tau caranya menyapa turis," katanya kepada Radar Bogor.
Sementara itu salah satu orang tua siswa, Suparni mengaku senang dengan program dari KKN-T Inovasi IPB University.
Kata dia program seperti Purwabakti BISA ini merupakan contoh pendidikan yang bisa menjadi motor pengeboran perubahan positif bagi masyarakat. "Saya melihat anak anak jadi semangat belajarnya," tuturnya.
Senada dikatakan oleh Kepala Sekolah SDN Ciasmara 03, Rahmat Setiawan mengatakan, selama ini belum pernah ada program yang mengintegrasikan Bahasa Inggris, Budi pekerti dan Mitigasi Bencana seperti ini. "Hasilnya bagus, anak anak semangat dan mudah memahaminya," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin