Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sempat Hilang Empat Hari di Gunung Joglo Cisarua Bogor, Mahasiswa Uhamka Jakarta Ditemukan Tak Bernyawa 

Abilly Muhamad • Sabtu, 1 Februari 2025 | 16:52 WIB
Tim SAR bersama relawan saat mengevakuasi jasad mahasiswa Uhamka Jakarta di Gunung Joglo, Cisarua Bogor.
Tim SAR bersama relawan saat mengevakuasi jasad mahasiswa Uhamka Jakarta di Gunung Joglo, Cisarua Bogor.

RADAR BOGOR - Seorang mahasiswa Uhamka Jakarta Selatan bernama Muhamad Rohadi (21) dinyatakan hilang di Gunung Joglo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor pada Rabu (29/1/2025).

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan relawan, korban akhirnya ditemukan Sabtu (1/2/2025) dalam keadaan meninggal dunia di Gunung Joglok, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengungkap peristiwa itu bermula saat Tim Imapala Uhamka Jakarta sedang dalam perjalanan ke Puncak Gunung Joglok pada Rabu (29/1/2025) untuk melaksanakan diksar.

Rohadi saat itu berada di barisan paling belakang, berdua dengan seorang senior sebagai swipper akhir.

Pada pukul 13.00 WIB, senior yang saat itu bersama korban, ingin melakukan pengecekan akhir ke belakang rombongan. Rohadi pun diminta untuk menunggu sebentar.

"Namun, ketika senior itu kembali ke titik ketika ia berpisah dengan Rohadi, korban sudah tidak ada," ungkap Adam Sabtu (01/02/2025).

Kemudian, kata dia, senior itu berfikir bahwa Rohadi sudah bersama rombongan ikut turun ke bawah setelah di titik berpisah.

"Setelah di cek ke bawah seluruh rombongan sudah ada lengkap, kecuali Korban Rohadi. Sehingga ia pun dinyatakan hilang," jelas Adam.

Kata dia, setelah dinyatakan hilang, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban. Korban ditemukan selama 4 hari pencarian dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban sudah ditemukan hari ini pukul 09.41 WIB dalam keadaan meninggal dunia di aliran Curug Pariuk dengan keadaan tertelungkup," tutur dia.

Adam menyebut, kejadian yang dialami korban karena kondisi medan di Gunung Joglo yang banyak terdapat jurang dan lembah, serta cuaca yang cukup ekstrem.

"Cuaca yang cukup ekstrem dapat menyebabkan korban kemungkinan jatuh atau tersesat dikarenakan jalur yang tertutupi kabut dan hujan," pungkasnya. (rp2)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #cisarua #Gunung Joglo #mahasiswa