RADAR BOGOR - Puluhan warga rela mengantri untuk mendapatkan tabung gas elpiji, di sebuah pangkalan di Kampung Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan pantauan Radar Bogor di lokasi, puluhan warga Bogor itu mulai mendatangi pangkalan milik Ujang Wahyu yang baru saja didatangi truk bermuatan gas elpiji 3 kilogram di daerah Citeureup.
Pemilik pangkalan gas elpiji, Ujang Wahyu mengungkap, bahwa banyaknya antrian warga Bogor di Citeureup ini, akibat adanya kekosongan gas, gara-gara libur panjang beberapa waktu lalu.
"Semenjak tanggal merah dari mulai tanggal 27. Karna kebanyakan hari libur seperti Natal, tahun baru terus Imlek dan Rajab itukan pengaruh yang biasanya 100% sekarang kadang beberapa persen pengirimannya. Mudah-mudahan kesananya normal," kata Wahyu. Senin (03/01/2025).
Wahyu menyebut, ketersediaan stok tabung gas di pangkalannya itu biasanya dikirim dari agen empat minggu sekali sesuai jumlah yang ada di pangkalan.
"Kalau pengiriman biasanya seminggu bisa 4 kali atau 5 kaki sesuai kita kontrak. Sekali turun 100 tabung gas. Hari ini turun 100 tabung. antrian pertama," jelas dia.
Untuk penjualan tabung gas berisi, kata dia, dijual sebesar Rp19.000 rupiah.
Dia pun mewajibnya pembeli tabung gas elpiji di pangkalannya untuk membawa KTP, atau NIB bagi pengusaha mikro.
Hal itu tentu untuk menentukan berapa banyak tabung gas yang bisa mereka beli, sesuai dengan aturannya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga