Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Soal Pembangunan Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi Bogor, Camat Minta Perusahaan Tanggung Jawab Dampak Kerugian Warga

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 5 Februari 2025 | 20:17 WIB
Dampak proyek pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi, sejumlah rumah warga di Desa Sukakarya, Megamendung, Bogor terdampak hingga timbulkan kebisingan.
Dampak proyek pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi, sejumlah rumah warga di Desa Sukakarya, Megamendung, Bogor terdampak hingga timbulkan kebisingan.

RADAR BOGOR - Pihak kontraktor diminta bertanggungjawab atas dampak kerusakan yang dialami warga Bogor, imbas pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi.

Sementara warga di Kampung Pasir Kalong, Desa Sukakarya, Megamendung, Bogor itu masih terus merasakan getaran hingga kebisingan dari aktivitas pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi tersebut.

Camat Megamendung Bogor, Ridwan meminta pihak perusahaan, dalam hal ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, untuk menjamin dampak yang dialami warganya dari pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi.

Pasalnya, sejumlah rumah warga mengalami retak-retak setelah proyek nasional tersebut berjalan.

"Saya minta harus diselesaikan, jangan sampai masyarakat yang dirugikan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/2).

Pihak kecamatan pun tengah mendalami terkait persetujuan lingkungan yang ditempuh PT WIKA sebelum melaksanakan pembangunan jembatan kaca tersebut.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi atas kerugian yang dialami warganya.

"Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait data warga yang merasakan dampak dari aktivitas pembangunan itu," tukasnya.

Sebelumnya, proyek pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi berdampak pada sejumlah rumah warga di Kampung Pasir Kalong, Desa Sukakarya, Megamendung.

Pasalnya, aktivitas proyek yang dikerjakan PT WIKA itu menimbulkan getaran hingga kebisingan sehingga menyebabkan rumah warga di sekitar terdampak.

"Di wilayah kami ada 5 RT yang terdampak kebisingan, kemudian oleh getaran hingga rumah retak-retak di 2 RT," ungkap Kepala Desa Sukakarya, Hasan Sukandi kepada wartawan, Senin (3/2).

Pihaknya membenarkan kondisi tersebut disebabkan aktivitas proyek jembatan kaca Bendungan Sukamahi.

Sejumlah rumah warga yang berdekatan dengan lokasi proyek terdampak dari kegiatan alat berat yang menimbulkan getaran dan kebisingan.

Sementara pembangunan jembatan tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 185 miliar yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ada pun jembatan kaca tersebut dicanangkan memiliki panjang 275 meter dan digadang-gadang menjadi menjadi jembatan kaca terbesar di Indonesia.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #bendungan sukamahi #jembatan kaca