RADAR BOGOR -Warga Parung curhat di media sosial perihal lamanya mengurus KTP elektronik yang hilang, viral di media sosial.
Salah satunya di akun Instagram @infoparung. Dalam akun tersebut diposting perihal curhatan warga Parung yang mempertanyakan KTP elektronik tak kunjung rampung.
Dalam postingan tersebut, warga Parung mengaku mengurus KTP elektronik yang hilang. Sudah tujuh bulan, namun KTP elektronik tak kunjung selesai.
"Kenapa KTP saya ngurus dari bulan Juli 2024 sampai sekarang belum jadi juga," curhatan warga Parung yang diposting akun Instagram tersebut.
Dalam postingan itu juga dibanjiri komentar warga yang mengalami hal serupa. Mereka ikut curhat di kolom komentar postingan tersebut.
Salah satunya komentar dari akun Instagram @shifaptrr. Dalam kolom komentar tersebut ia menceritakan pengalaman pribadinya.
Ia mengaku pengurusan KTP mandek di Kecamatan Parung. Ia mengaku dirinya mengurus KTP elektronik sejak Oktober 2024. Namun saat ia mendatangi kantor kecamatan menanyakan KTP, tak kunjung selesai.
Iapun kemudian langsung mendatangi kantor Disdukcapil Kabupaten Bogor. Ia mengaku kaget, saat melakukan pengecekan di Disdukcapil, KTP elektronik dirinya sudah rampung dan sudah ada di kantor Kecamatan Parung.
Iapun kemudian kembali datang ke kantor Kecamatan Parung dengan bukti, petugas kecamatan masih ngotot bahwa KTP-nya belum jadi.
Namun saat dirinya memberikan bukti dari Disdukcapil baru, petugas Kecamatan Parung tersebut memberikan KTP miliknya yang sudah ada.
"Pengalaman pribadi bikin KTP dari bulan Oktober gak jadi-jadi. Nanya ke kecamatan cuman dikasih resi terbaru. Terus mutusin ke Disdukcapil dan membawa resi. Setelah di cek ternyata KTP sudah di Kecamatan," tulis warga Parung dalam kolom komentar.
Hingga berita ini ditulis, ada 440 warganet yang berkomentar, hampir semuanya mengeluhkan hal serupa.
Radar Bogor mencoba mengkonfirmasi Camat Parung, Adhi. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Parung belum dapat dimintai keterangan perihal maraknya aduan pembuatan KTP elektronik di Kecamatan Parung. (all)
Editor : Yosep Awaludin