RADAR BOGOR - Viral pernyataan Kades Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor terkait nasi boks menjadi perhatian berbagai pihak.
Ketua Paguyuban BPD Kabupaten Bogor, Didi Furqon Firdaus menjelaskan, komentar Kades tersebut sangat meresahkan bahkan hingga masyarakat luar Kabupaten Bogor yang tersebar di seluruh media sosial.
"Pernyataan kades WK saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor (Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi) tidak seharusnya bicara dengan mengatakan membawa berkat nasi box dan bahkan mengatakan "JOMET" atau Kejo saemet (alias nasi kecil) sambil ketawa ketiwi yang seolah olah mengolok olok dan menghina," kata Didi.
Didi menegaskan, sangat menyesalkan atas pernyataan tersebut, sebab seharusnya kades paham bahwa Bupati dan Wakil Bupati itu atasannya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tidak seharusnya kades bicara seperti itu, sebab yang bersangkutan adalah pejabat publik yang wajib jaga setiap ucapannya.
Bahkan Didi Furqon, dengan kasus ini menginginkan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dikembalikan lagi fungsinya seperti pada tahun awal pendiriannya Undang-Undang 2003 bahwa BPD bisa memecat Kepala Desa.
"Saya yakin, jika BPD bisa memecat kepala desa secara langsung, tidak akan ada lagi kades seperti WK ini yang meresahkan rakyat Kabupaten Bogor," tegas pria yang juga Ketua LHKP PD Muhammadiyah Kabupaten Bogor tersebut.
"Pejabat tanpa Attitude yang baik, dia hanya akan menjadi virus terhadap semua kebijakan," sambung Didi.
Melalui akun TikTok-nya yakni @ratuwk1414, pada Senin 24 Februari Kepala Desa Gunung Menyan, Wiwin Komalasari mengungkapkan, dirinya tidak ada maksud meremehkan atau menghina nasi boks itu.
Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya tidak ada niatan buruk, hanya bercanda.
Ia menambahkan, mengonsumsi nasi boks tersebut Bersama kades lain di parkiran.
Mengenai ucapan geli, Wiwin menegaskan, artinya bukan jijik namun ekspresi lucu atau gembira.
Wiwin meminta maaf kepada semua pihak yang tersinggung dengan video tersebut dan berjanji akan lebih berhati-hati. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim