Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

One Day One Impact Mahasiswa Polbangtan Kementan Cegah Penyebaran Wabah PMK di Kabupaten Bogor

Eka Rahmawati • Kamis, 27 Februari 2025 | 17:24 WIB
Mahasiwa Polbangtan Bogor melakukan One Day One Impact untuk mencegah penyebaran wabah PMK,
Mahasiwa Polbangtan Bogor melakukan One Day One Impact untuk mencegah penyebaran wabah PMK,

RADAR BOGOR – BEM Polbangtan Bogor melakukan pengabdian masyarakat dengan berupaya mencegah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Bogor pada Sabtu (22/2/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi ketiga, yakni Pengabdian Masyarakat. Khususnya di bidang peternakan guna mencegah penyebaran PMK yang kembali merebak di beberapa wilayah di Indonesia.

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengapresiasi upaya memperluas akses pendidikan vokasi di bidang pertanian.

Menurut menteri Andi Amran, generasi muda harus diberikan kesempatan untuk menjadi pelaku utama dalam sektor pertanian yang inovatif dan berbasis teknologi.

“Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi bangsa, dan kita membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti juga menyampaikan hal senada.

Ia pun menekankan regenerasi petani muda harus didukung pendidikan berkualitas agar sektor pertanian semakin maju dan berdaya saing.

“Anak-anak muda harus kita dorong untuk terjun ke sektor pertanian dengan bekal ilmu dan keterampilan memadai salah satu caranya mendukung mereka untuk melanjutkan pendidikan ke lembaga-lembaga pendidikan vokasi, khususnya yang menawarkan program pertanian,” ujar Idha.

Kegiatan digelar di empat titik lokasi pada tiga desa berbeda di Kecamatan Cijeruk dan Caringin. Kegiatan ini melibatkan enam kelompok.

Terdiri dari Poktan Mandiri Sejahtera dan Poktan Kania di Desa Tajurhalang, Poktan Kalimorot Mukti di Desa Tajurhalang, Poktan Delima di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, KWT Embun Pagi di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin.

Penyelenggara kegiatan ini adalah BEM Polbangtan Bogor dan melibatkan volunteer dari berbagai tingkat.

Tak hanya itu kegiatan ini juga didukung ISMAPETI, Ditjen PKH, serta DPD PAVETI Jawa Barat.

Kegiatan turut didampingi BPP Wilayah VII dengan kehadiran PPL serta PPS serta mendapat dukungan penuh dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, yang dihadiri langsung perwakilan UPT Puskeswan Laladon.

Ketua Pelaksana Diva Auliya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesarnya kepada rekan dan seluruh pihak yang sudah membantu dengan sangat antusias.

"Kegiatan ini tentu tidak dapat terlaksana tanpa adanya dorongan semangat dan dukungan dari berbagai pihak yang sangat luar biasa,” kata Diva Auliya.

Ia menambahkan, Pelaksanaan kegiatan One Day One Impact ini dilakukan dalam beberapa tahapan.

Terdiri dari identifikasi wilayah pada 14 Februari 2025, Penyuluhan PMK pada 22 Februari 2025 mencakup Pengenalan gejala PMK.

Lalu Pencegahan dan penanganan PMK, Klarifikasi disinformasi mengenai PMK, Sanitasi dan peningkatan imunitas ternak.

Selain itu pembagian vitamin dan obat cacing, serta Demonstrasi desinfeksi menggunakan campuran desinfektan pada kandang ternak kelompok.

Polbangtan Bogor berharap kegiatan tersebut menjadi langkah tepat dalam mencegah penyebaran wabah PMK, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Editor : Eka Rahmawati
#polbangtan #mahasiswa #Wabah PMK #kabupaten bogor